SWARAID – PALEMBANG, (28/12/20): Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang kembali menerima laporan atas dugaan kasus penganiayaan yang menimpa korban seorang wanita berinisial FB (16) yang merupakan seorang pelajar.
Korban yakni warga Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang.
Menurut informasi yang dihimpun, korban tidak terima dirinya dianiaya dengan cara dipukul hingga dibenturkan ke aspal oleh temannya berinisial EL (17) yang dikerahui merupakan tetangga korban.
Kejadian tersebut berlangsung di depan rumah korban, dimana pelaku EL (17) mendatangi rumah korban, pada Minggu (27/12/20) sekitar pukul 09.30 WIB.
Dari keterangan korban, dirinya dipukul pelaku dibagian punggung, serta pelaku mendorong tubuh korban hingga jatuh, tidak sampai disitu korban yang terjatuh ke aspal dibenturkan kepalanya oleh pelaku ke aspal.
Diketahui, aksi tersebut diperbuat pelaku diduga dikarenakan pelaku tidak menerima telah dikirimi pesan oleh korban yang isinya menghina pelaku.
“Dia teman saya dan masih tetangga saya juga, dia menuduh saya mengirim pesan menghina dirinya. Padahal saya sama sekali tidak menghinanya. Mungkin karena saya ada masalah dengan temannya, hingga dia tega menuduh saya untuk mencari masalah.” Terang Korban.
FB mengatakan, bahwa pelaku EL mengajak bertemu, namun karena dirinya tidak ingin ada pertengkaran dengan temannya tersebut, maka dirinya memutuskan untuk selalu mengulur waktu.
“Saya sudah beri tau ibu saya kalau ada masalah dengan teman saya itu, kemudian ibu saya ke rumah dirinya untuk memberi tahu ibunya agar kami tidak bertengkar.” Jelas Korban.
Lalu, tiba-tiba terlapor mengirimi korban pesan singkat dan mengatakan kalau pelaku sudah berada di depan rumah korban.
“Saat menerima sebuah pesan dari dirinya itu, saya langsung keluar rumah untuk menemuinya, tiba-tiba saja dia langsung memukul hingga mendorong tubuh sampai terjatuh ke aspal dan kepala saya dibenturkan di aspal.” Ungkap Korban.
FB pula mengungkapkan, pada saat kejadian juga ada teman pelaku namun mereka hanya diam saja. Dan saat itu kami langsung dipisahkan oleh warga sekitar.
“Saya sangat tidak terima dibegitukan, ibu saya juga tidak terima atas perbuatan pelaku, saya sengaja melaporkan kesini dengan ditemani ibu saya dengan harapan agar pelaku dapat bertanggung jawab dan permasalahan ini dapat selesai sesuai jalur hukum.” Tutup Korban saat diwawancarai oleh para awak media usai melapor di SPKT Polrestabes Palembang.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan korban penganiayaan terhadap seorang pelajar wanita berinisial FB (16) yang diketahui pelaku merupakan tetangganya sendiri.
“Laporan korban sudah diterima oleh anggota piket SPKT kita, lalu kemudian akan diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta Unit Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti.” Tutup Irene.















Komentar