SWARAID – PALEMBANG, (18/12/20):
Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang kembali menerima laporan dari pria bernama Yogi Aji Wibowo (30) yang diduga telah menjadi korban penodongan oleh 3 orang saat hendak pergi berjualan kerupuk bersama temannya Arlan (28).
Dari keterangan korban, kejadian tersebut tepatnya terjadi di di Jalan Ki Merogan, Kemas Rindo, Kertapati, Palembang, pada Rabu (16/12/20) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB, saat ia sedang mengendarai mobil jenis avanza diperjalanan untuk berdagang.
Menurut informasi yang dihimpun, korban yang merupakan warga Jalan Laut Dusun 1, Ogan Ilir tersebut sempat dikalungi seorang pelaku dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis celurit.
Diketahui saat dirinya sedang diperjalanan, tiba-tiba datang tiga orang pelaku dengan mengendarai sepeda motor bebek jenis vega R warna merah silver.
“Mobil saya dihadang oleh motor pelaku, tiba-tiba ketiga pelaku turun, ada yang mengawasi dan ada yang mengacungkan celurit di leher saya.” Terang Yogi
Lanjutnya, setelah mengancam dengan celurit tersebut, dalam posisi ia yang lemas tak berdaya para pelaku langsung merampas ponsel milik korban jenis Vivo.
“Pada saat itu saya hanya bisa pasrah dan tidak bisa melawan karena mereka membawa senjata tajam.” Kata Yogi.
Lalu kemudian, setelah melancarkan aksinya ketiga pelaku langsung melarikan diri dan Yogi tidak terima menjadi korban perampasan dengan menggunakan senjata tajam, ia pun mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk melaporkan kejadian tersebut berharap agar para pelaku bisa ditangkap.
“Saya sengaja melaporkan kejadian itu kesini, karena saat di TKP kondisi jalan sepi tidak ada yang bisa membantu dan saya sangat berharap pelaku tertangkap.” Ungkap Yogi saat diwawancarai oleh para awak media usai melapor di SPKT Polrestabes Palembang.
Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene turut membenarkan adanya laporan curas sajam yang dialami korban bernama Yogi Ari Wibowo (30).
“Laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT kita, selanjutnya laporan korban akan segera ditindak lanjuti Unit Satreskrim Polrestabes Palembang.” Tutup Irene.














Komentar