oleh

Luapan Air Masih Tinggi, Sejumlah Sawah Terendam

Oleh : | Editor : Egi Saputra
Dibaca :164 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID – BANYUASIN, (18/12/20) : Curah hujan yang cukup tinggi di akhir tahun tidak hanya merendam kawasan pemukiman dan jalan, namun di beberapa tempat juga menenggelamkan sejumlah sawah.

Petani di Kecamatan Sumber Marga Telang harus merelakan kondisi sawahnya yang belum lama ditaburi benih harus tergenang oleh luapan air sungai. Umur padi yang masih berkisar satu bulan belum cukup kuat terkena rendaman air sehingga mengakibatkan kerusakan.

Hal ini tentunya menimbulkan keresahan mengingat Sumber Marga Telang merupakan salah satu daerah penghasil pangan di Banyuasin dan merupakan mata pencaharian pokok masyarakat.

Berdasarkan informasi yang didapat dari sejumlah Petani, bahwa kondisi tersebut dapat diatasi dengan cara menyulam.

“Ya kalau yang belum kuat itu padinyo mati. Nantinyo harus disulam. Diambil dari padi-padi yang tumbuhnyo rapat, dipisah, ditanamkan lagi ke tempat-tempat yang padinyo mati itu.” Lesu, Heni ketika diwawancarai Reporter SWARAID.

Bagaimana tidak, berdasar pantauan kami di lokasi, sekitar 30% padi di sawahnya mengalami kerusakan.

“Ya pastinya hasil panen idak sesuai dengan harapan awal. Apalagi untuk nyulam nanti bayar jugo buruh taninyo. Tapi kalau idak disulam jugo ya sayang.” Tersenyum miris, Heni menjelaskan.

Baca Juga :  Menjadi Manusia Silver untuk Membantu Menopang Ekonomi Keluarga

Bagi Heni dan Petani lain, sudah bukan hal baru menjumpai kondisi seperti ini. Karena hal tersebut selalu terjadi dikala akhir tahun mengingat kondisi curah hujan tinggi menyebabkan volume air sungai mengalami peningkatan. Terlebih daerah tersebut merupakan kawasan perairan.

 

 

 

Komentar

Berita Lainya