oleh

Balai Besar Sungai : Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Rampung Tahun Ini

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :294 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (25/01/2021): Balai Besar Sungai Wilayah Sumatera (BBWS) VIII sambangi rumah dinas Walikota untuk melakukan audensi dengan Walikota Palembang, H. Harnojoyo membahas rencana pelaksanaan pembangunan intake dan jaringan pipa transmisi air baku sistem Gandus kota Palembang tahap III.

Pembangunan intake dan jaringan pipa transmisi air baku sistem Gandus kota Palembang tahap III merupakan satu dari 9 program pembangunan strategis di kota Palembang. Menggunakan APBN 2021 dengan panjang rute pengerjaan sejauh 7.2 kilometer yang nantinya akan mengambil air baku langsung dari sungai Musi menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kecamatan Gandus. Pembangunan ini diproyeksikan rampung pada akhir Desember 2021.

Seperti yang dikatakan Ir. Birendrajana, MT., Kepala BBWS VIII, program pembangunan tersebut menjadi fokus pengerjaan dari BBWS VIII. Dimana kondisi saat ini  rute pembangunan, pipa, mesin pompa, serta chemical elektrik telah tersedia. Namun pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah serta instansi lain seperti PLN dan PDAM Tirta Musi karena terdapat beberapa bangunan di sepanjang rute pembagunan tersebut yang harus mereka antisipasi.

Baca Juga :  Ansori Tohir Dilantik Sebagai Ketua PSSI Palembang 2020-2024

“Lokasinya di Gandus, jadi air dari Sungai Musi kami hanya sampai ke sebelum pipa ya, untuk pipanya nanti oleh PDAM yang tahun ini juga rencananya. Untuk kontrak sudah, hanya memang ada beberapa bangunan yang perlu kita antisipasi, contoh ada beberapa bangunan di atas jalur yang kita bangun.” Jelasnya.

“Kemudian ada juga pipa-pipa PLN. Makannya nanti akan kita laksanakan survei bersama antara Balai, Pemerintah Kota, PLN terkait jaringan pipa dan nanti beberapa pipa yang harus dipindahkan serta beberapa fasilitas umum lainnya. Jadi kan pipa ini harus kita tanam ya. Pertama harus pesan dulu, setelah itu kita tanamkan, itu kan butuh waktu. Kalau masih ada utilitas yang harus dibersihkan tentunya itu butuh waktu juga.” Tambah Birendrajana.

Di tempat yang sama, walikota Palembang H. Harnojoyo menanggapi pembangunan intake dan pipa transmisi air baku sistem, mengharapkan dukungan masyarakat, yang dikhawatirkan menjadi dampak buruk sebab ukuran dari pipa transmisi berskala besar.

“Kami berharap dukungan semua pihak masyarakat (misalnya) bangunan yang menggangu pembangunan pipa ini nantinya. Karena pipa ini dipasang berdiameter satu meter. Jadi kapasitas tendangannya cukup besar, 1100 L/detik. Kalau itu terkendala dengan bangunan masyarakat, seandainya kita itu ada permasalahan nanti akan menjadi dampak yang tidak baik terhadap masyarakat”.

Baca Juga :  Peringati Hakordia, Walikota Harap Palembang Bersih dari Korupsi

Selain itu Harnojoyo menjelaskan, saat ini pengerjaan pipa transmisi telah berjalan 50 %, dimulai sejak 2019 sepanjang 3.5 km dan akan di lanjutkan lagi sejauh 3.7 km yang akan rampung Desember 2021 ini. Selain itu dengan kapasitas tekanan air hingga 1100L/detik ini dapat mengalirkan air bersih ke 90.000 pelanggan.

“Mudah-mudahan kalau ini sudah selesai, 2022 nanti tidak ada permasalahan lagi terkait kebutuhan air bersih di kota Palembang. Kalau 1100 L/detik, asumsinya 1 L/detik itu untuk 80 sampai 88 pelanggan. Jadi bisa  90.000 an pelanggan. Jadi mudah-mudahan kita akan bisa, terkait dengan daerah yang berurusan dengan kota Palembang bisa kita distribusikan”. Tutupnya.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya