oleh

Pandemi ; Pertumbuhan Ekonomi Palembang Minus 0,25 %

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :646 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (15/02/2021): Pandemi Covid-19 cukup berdampak terhadap serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Palembang. Seperti yang disampaikan oleh Walikota Palembang Harnojoyo terdapat penurunan 29% dari target serapan PAD di tahun 2020, dimana pada tahun 2020 PAD di kota Palembang hanya sebesar Rp 1,015 triliun dari target Rp 1,5 triliun.

Pemaparan tersebut disampaikan Walikota Palembang, Harnojoyo pada saat sidang paripurna DPRD Kota Palembang ke 2 masa persidangan I tahun 2021 yang membahas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ), Walikota Palembang tahun 2020.

“Hari ini kita menyampaikan LKPJ, insyaallah besok ada pengembangan fraksi dan pembahasan Raperda.”

Terkait dengan PAD yang hanya mencapai 71% dari target pencapaian, Walikota Palembang Harnojoyo menjelaskan bahwa pandemi menjadi salah satu penyebab pertumbuhan ekonomi di kota Palembang mengalami minus hingga 0,25 persen.

“Karena kan gini, kemarin kita menghadapi pandemi Covid-19 di tahun 2020, jadi tentu kan itu recofusing, kemudian kodisi pertumbuhan ekonomi kita minus sampai 0,25 persen pada tahun 2020 kemarin.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Mudahkan Masyarakat Ambil Obat di Faskes, Pemkot Luncurkan Lontar Super

Meski demikian, Harnojoyo optimis PAD di tahun 2021 ini akan tercapai seiring telah keluarnya vaksin Sinovac sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

“Mudah-mudahan kedepan ini seiring dengan telah keluarnya vaksin Corona ini masyarakat lebih bisa aktif lagi untuk melaksanakan pekerjaan. Insyallah dari beberapa rincian yang telah dibahas oleh DPRD kemarin per Desember 2020, target 2021 bisa tercapai, nanti kita lihat dan kita evaluasi per semester 4 bulan sekali.” Pungkasnya.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya