Swara.id | Palembang – Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya mendampingi Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pengumpulan data di lapangan. Langkah ini diyakini menjadi kunci lahirnya kebijakan yang benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan dukungan tersebut saat menerima audiensi Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, Senin (11/8/2025).
“Selain bersilaturahmi, juga membahas pelaksanaan survei sosial ekonomi yang akan dilakukan dalam waktu dekat,” kata Ratu Dewa.
Ia menekankan, pendampingan dari Pemkot diharapkan mempermudah kerja petugas BPS, sekaligus memastikan data kemiskinan dan inflasi daerah bisa terintegrasi.
“Harapannya, pemerintah kota bisa memberikan pendampingan agar petugas BPS di lapangan dapat bekerja lancar, sekaligus memastikan data kemiskinan dan inflasi daerah terintegrasi,” tambahnya.
Kepala BPS Kota Palembang, Edi Subeno, mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat.
“Tidak semua rumah tangga mau menerima petugas BPS. Padahal, data yang kami kumpulkan, seperti Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), sangat penting untuk mengukur tingkat pengangguran. Satu rumah tangga yang menolak bisa mewakili hilangnya informasi untuk sekitar 60.000 orang. Kalau datanya bagus, kebijakan pemerintah akan lebih tepat,” jelasnya.
Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Palembang pada 2024 turun menjadi 9,77 persen dari sebelumnya 10 persen. Penurunan ini didorong program Pemkot seperti bedah rumah, seragam sekolah gratis, pasar murah, dan bantuan modal usaha. Meski demikian, jumlah pengangguran masih tercatat sekitar 56.000 orang.
Edi juga menyoroti pentingnya peningkatan indeks pembangunan statistik melalui pemahaman Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap arti penting data.
“Tahun lalu, Palembang meraih peringkat 4 tertinggi. Tahun ini kami berharap bisa lebih baik dengan dukungan dari Pemkot,” tutupnya.
Dengan kolaborasi ini, Pemkot Palembang dan BPS menargetkan penyusunan kebijakan berbasis data yang lebih akurat, guna menjawab tantangan ekonomi dan sosial kota secara tepat.















Komentar