2 Maret 2026 - 17:19 WIB | Dibaca : 707 kali

Setahun RDPS Berjalan, Data Bicara: Kemiskinan Turun, Stunting Anjlok, Ekonomi Tumbuh

Laporan : Ferry
Editor : Egi Saputra

Swara.id, Palembang – Satu tahun kepemimpinan RATU DEWA – PRIMA SALAM (RDPS) menjadi sorotan. Di tengah dinamika ekonomi nasional dan tekanan global, sejumlah indikator makro dan sosial Kota Palembang justru menunjukkan tren peningkatan.

Momentum itu mengemuka saat Gerakan Mahasiswa Pemuda Rakyat (GEMPAR) Palembang 2026 menggelar Aksi Simpati Dukungan terhadap satu tahun kinerja Pemerintahan RDPS di halaman Kantor Wali Kota Palembang, Senin (2/3/2026).

Dalam aksi tersebut, RDP Center memaparkan sejumlah capaian strategis yang dinilai mencerminkan konsistensi arah kebijakan pemerintah daerah.

Berdasarkan data resmi yang dipublikasikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang naik dari 82,29 persen menjadi 83,27 persen. Angka tersebut menunjukkan penguatan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Tak hanya itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 10 persen menjadi 9,04 persen. Tingkat pengangguran terbuka juga turun sebesar 0,71 persen. Penurunan ini dinilai menjadi indikator perbaikan distribusi kesejahteraan dan efektivitas program ekonomi kerakyatan.

Salah satu capaian paling mencolok terlihat pada penanganan stunting. Dalam satu tahun terakhir, prevalensi stunting turun signifikan dari 18,90 persen menjadi 10,60 persen. Penurunan hampir separuh itu menjadi catatan penting dalam agenda pembangunan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Kini Giliran Golkar Susul Gerindra dan PDIP Usung RDPS Maju di Pilkada Palembang 2024

Di sektor ekonomi makro, stabilitas tetap terjaga. Inflasi tercatat terkendali di angka 2,92 persen secara year on year. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi daerah meningkat dari 5,14 persen menjadi 5,82 persen—angka yang menunjukkan akselerasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dalam orasinya, Direktur Eksekutif RDP Center, Rudi Pangaribuan, menilai capaian tersebut bukan sekadar statistik tahunan.

“Dalam satu tahun, kita melihat indikator makro bergerak ke arah yang cukup positif. Penurunan kemiskinan dan stunting ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan intervensi yang mulai tepat sasaran. Meski demikian, pemerintah tetap harus memastikan keberlanjutan program agar kepuasan publik tidak hanya bersifat euforia sesaat,” tegas Kamrad Rudi sapaan akrabnya.

Menurutnya, kenaikan IPM hingga 83,27 persen menandakan fondasi pembangunan manusia yang semakin menguat. Namun, ia mengingatkan tantangan berikutnya adalah menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Setahun RDPS Berjalan, Data Bicara: Kemiskinan Turun, Stunting Anjlok, Ekonomi Tumbuh
Ribuan massa aksi dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Rakyat (GEMPAR) Palembang 2026 menggelar Aksi Simpati Dukungan terhadap satu tahun kinerja Pemerintahan RDPS di halaman Kantor Wali Kota Palembang, Senin (2/3/2026).

Sejumlah warga yang ditemui usai pemaparan laporan kinerja mengaku mulai merasakan dampak stabilitas harga kebutuhan pokok dan program sosial pemerintah. Meski demikian, pelaku usaha kecil berharap pertumbuhan ekonomi 5,82 persen dapat diikuti dengan kemudahan akses permodalan serta perluasan pasar agar pertumbuhan benar-benar inklusif.

Baca Juga :  TPA Karyajaya ; Luas Namun Terbengkalai ! Salah Siapa?

Pemerintahan RATU DEWA – PRIMA SALAM menegaskan komitmennya untuk mempertahankan tren positif melalui penguatan sektor UMKM, percepatan investasi, serta program kesehatan preventif guna menekan stunting secara berkelanjutan.

Satu tahun pertama ini menjadi pijakan penting: data menunjukkan tren membaik, namun keberlanjutan kebijakan dan dampaknya terhadap kesejahteraan riil masyarakat akan menjadi ujian sesungguhnya di tahun-tahun berikutnya.

Komentar