oleh
Topik :

Merasa Ditipu, Pria Ini Laporkan Salah Satu Aplikasi Pinjaman Online

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :237 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (15/03/2021): Terdesak butuh uang, seorang pria bernama Achmad Al fattah Nugraha (34) warga Jalan Temon, Kelurahan 27 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, mencari jalan mudah dengan meminjam uang melalui pinjaman online.

Menurut informasi yang dihimpun, korban melakukan pinjaman online melalui aplikasi di handphone (HP) miliknya, pada Jum’at (12/3/21) lalu dan setelah berhasil menerima uang pinjaman dari aplikasi pinjaman online itu, lalu pada hari itu juga korban kembali mendapatkan sebuah sms dan email dari pelaku yang mengatasnamakan dari pihak pinjaman online tersebut.

Adapun isi sms dan email yang mengatakan bahwa korban harus mengembalikan uang pinjaman yang telah ditransfer ke rekening korban ke rekening pelaku 77777083172586958 Bank INA Perdana (Saku) karena ada kesalahan data.

“Awalnya saya meminjam uang melalui pinjaman online beberapa hari lalu.” Ujar Achmad.

“Saya mendapat sms dan disuruh mengembalikan kembali uang tersebut ke rekening tersebut.” Terang Achmad.

Achmad pula mengungkapkan, karena percaya saya atas hal itu, lalu ia memutuskan mentransfer kembali ke rekening pelaku yakni sebesar Rp 1,6 juta. Tapi setelah di transfer, beberapa jam kemudian ada sms dari aplikasi itu bahwa tenor waktu pengembalian ditetapkan selama 2 minggu. Sontak ia terkejut padahal uang sudah dikembalikan.

Baca Juga :  Lagi ! Kabel Grounding Digasak Maling, Kerugian Capai 48 juta

“Saat saya konfirmasi ke pihak aplikasi, mereka mengatakan yang menyuruh mengembalikan uang bukan dari pihak mereka padahal jelas nama email tersebut dari aplikasi pihak mereka, dari situ saya merasa telah tertipu dan ada permainan dari pihak aplikasi itu dengan orang lain.” Ungkap Achmad saat diwawancarai oleh para awak media usai melapor di SPKT Polrestabes Palembang, pada Senin (15/3/21).

Sementara itu, laporan korban telah diterima oleh petugas piket SPKT Unit II dipimpin Ipda Martono, selanjutnya laporan korban akan diteruskan ke Unit Satreskrim untuk ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan.

Komentar

Berita Lainya