24 Januari 2021 - 14:25 WIB | Dibaca : 439 kali
Topik :

Tergiur Iming-iming Keuntungan Besar, 300 Juta Melayang

Laporan :
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID-PALEMBANG, (24/01/2021): Seorang Wanita bernama Rena Rosalina (30) melaporkan seorang rekan bisnisnya berinisial AY yang diduga telah menipunya. Dengan didampingi Kuasa Hukum dan keluarganya, Rena mendatangi Mapolrestabes Palembang, laporannya diterima Anggota SPKT Unit III pimpinan Ipda Hendra Suryanto, selanjutnya laporan tersebut diteruskan ke Unit Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dari keterangan kuasa hukumnya, mengatakan bahwa kliennya yang merupakan warga Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang tergiur dengan iming-iming keuntungan besar oleh pelaku. Bisnis yang ditawarkan bergerak di bidang pertambangan batu bara. Kliennya pun berani untuk berinvestasi guna kebutuhan modal awal  kepada pelaku, pada Sabtu (7/11/2020) lalu, di salah satu resto di Kota Palembang.

“Begini, klien kita berani menanamkan modal sedemikian besar karena tergiur dengan keuntungan yang menjanjikan dari pelaku dan untuk pembagian hasil, klien kita juga saat itu dijanjikan sekitar Rp 42 juta perbulan dari nilai keuntungan dari bisnis tersebut.” Terang Yusmaheri, Kuasa Hukum korban.

Baca Juga :  Bikin Resah Warga, 2 Pemalak Kampung Ditangkap

Lanjutnya, si pelaku saat itu juga menyakinkan klien saya bakal memberikan hasil rekap rekonsilisasi serta laporan progres hasil di setiap minggu sampai dengan per bulannya. Namun setelah perjanjian kerjasama antara terlapor dengan kliennya sudah disepakati dan disetujui bersama, pelaku malah mengkhianati dan perlahan menghilang.

“Perjanjian serta kesepakatan awal antara pelaku dan klien saya hanya kosong belaka atau tidak membuahkan keuntungan sama sekali, untuk pelaku juga sudah tidak bisa dihubungi lagi baik via telepon maupun via whatsapp, rumahnya juga sudah kita datangi namun tidak tidak ada orangnya.” Kata Yusmaheri.

Ia pula menuturkan, mereka sangat berharap kepada pihak kepolisian untuk cepat menindaklanjuti laporannya tersebut, sebelum pelaku jauh menghilang.

“Kami sangat berharap betul laporan kami segera di proses Polisi, takutnya pelaku menghilangkan jejak dan juga kerugian klien kita tidaklah sedikit melainkan lumayan besar yang totalnya diperkirakan hampir Rp 300 juta.” Tutup Yusmaheri Kuasa Hukum Korban saat diwawancarai oleh para awak media usai melapor di SPKT Polrestabes Palembang.

Baca Juga :  Motor Pinjaman Dilarikan Teman, Korban Lapor Polisi

 

 

Komentar