oleh
Topik :

Markir Motor di Sekretariat, Mahasiswa Ini Jadi Korban Curanmor

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :1.386 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (12/02/2021): Seorang Mahasiswa aktif bernama Rahmat (22) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes melapor bahwa telah kehilangan sebuah motor jenis Honda Beat Street tahun 2020 dengan nomor polisi BG 2557 ACS.

Menurut informasi yang dihimpun, korban pergi ke kampus karena ada urusan dan memarkirkan sepeda motor tepatnya di Gedung Study Center Universitas Islam Negeri Palembang, pada Jum’at sekitar pukul 16.30 WIB.

Dari keterangan korban sendiri, motor ketahuan hilang saat dirinya turun dari lantai 3 gedung untuk pulang, namun saat turun dilihat motor tidak ada lagi ditempatnya.

“Saya memarkirkan motor tempat biasa saya parkir yaitu di gedung sekretariat sekitar pukul 16.30 WIB dan sekitar pukul 17.00 WIB atau setengah jam dari itu motor sudah hilang.” Ujar Rahmat.

Lanjutnya, disaat dirinya memarkirkan motor, ia naik ke lantai 3 gedung sekretariat menemui rekannya karena ada urusan organisasi.

“Saya pergi ke kampus karena ada urusan sama rekan organisasi dan saya ingat terakhir motor yang terpakir dibawah lumayan banyak, tapi saya heran kenapa harus motor saya yang menjadi sasarannya.” Kata Rahmat.

Baca Juga :  Dijambret ! Korban Berteriak, Tapi Tak Ada yang Menolong

Ia pula menuturkan bahwa, memang sepeda motor Mahasiswa khususnya di UIN Raden Fatah sendiri kerap menjadi sasaran empuk maling karena akses sekitar TKP sangatlah leluasa bagi orang tidak dikenal untuk memasuki bahkan melakukan asli pencurian yang tidak diketahui.

“Selama ini memang sering terjadi kehilangan motor di kampus kami, bahkan beberapa minggu yang barang-barang invetaris di dalam ruangan gedung kami pun hilang dicuri padahal ruangan sudah digembok dan terkunci.”

Harapnya, semoga pencuri cepat tertangkap agar mempertanggungjawabkan ulahnya dan semoga motor cepat dapat kembali.

“Saya sangat berharap pihak kepolisian dapat membantu pencarian pencurinya karena motor tersebut sangat dibutuhkan untuk kendaraan beraktifitas sehari-hari.” Tutup Rahmat saat diwawancari oleh para awak media usai melapor di SPKT Polrestabes Palembang, pada Jum’at (12/2/21) sekitar pukul 19.00 WIB

Sementara itu, laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang dengan nomor laporan : LP B / 245 / II / 2021 / SUMSEL / RESTABES / SPKT dan selanjutnya akan diserahkan ke Unit Satreskrim untuk ditindaklanjuti serta dilakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Tanah Diambil Alih Setelah Pembayaran Lunas, Rusdiana Lapor Polisi

Komentar

Berita Lainya