oleh

Jambret Lancarkan Aksi di Siang Hari, Dhea : Pelakunya Sendirian Pak !

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :201 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (30/10/20): Seorang mahasiswi Dhea (20) melapor ke SPKT Polrestabes Palembang karena diduga menjadi korban aksi jambret yang terjadi di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Jakabaring, Palembang, Kamis (29/10/20) sekitar pukul 12.15 WIB.

Dhea (20) merupakan warga Jalan Bungaran V, 8 Ulu, Jakabaring, menurut keterangan ia juga seorang mahasiswi aktif di salah satu perguruan tinggi negeri di kota Palembang.

Ia menjelaskan, saat di lokasi kejadian memang jalan tidak begitu ramai, tapi ia masih sangat tidak menyangka jambret tersebut nekat melakukan aksinya hanya dengan seorang diri.

“Posisinya itu hendak mau pulang kerumah pak, saat di lokasi kejadian saya dipepet satu orang dari arah sebelah kanan menggunakan sepeda motor jenis matic seingat saya dan tiba-tiba langsung dengan cepat pelaku menarik tas milik saya sampai saya ikut terjatuh dari motor.” Terang Dhea.

Ia pula mengungkapkan, padahal tas miliknya tersebut diselempangkan ke badannya, tapi pelaku tetap nekat untuk menarik dan alhasil ia juga ikut terjatuh.

Baca Juga :  Anak Kandung Jadi Korban Penganiayaan, Yani Tempuh Jalur Hukum

“Saya bisa ikut terjatuh karena tali tas memang saya sengaja selempangkan ke badan guna antisipasi hal yang ditakutkan tersebut, tapi yang namanya orang niat jahat memang tak kenal apapun.” Ungkap Dhea.

Namun saat di TKP, ia sempat ingin teriak “jambret” tapi melihat pelaku langsung lari tancap gas dan langsung menghilang, dia hanya pasrah untuk diam saja.

“Rasanya saya ingin meneriakkan pelaku saat saya terjatuh, tapi melihat sekujur tubuh dan wajah saya sudah rasa perih (luka-luka) dan pelaku juga telah cepat langsung melarikan diri, akhirnya saya bisa pasrah saja, lalu mencoba meminta pertolongan warga di sekitar jalan.” Kata Dhea.

Diketahui, Ia melapor ke SKPT Polrestabes Palembang didampingi langsung oleh keluarganya.

Akibat kejadian dari itu pula, Dhea (20) juga harus kehilangan satu unit handphone jenis oppo a35 warna ungu serta surat-surat berharga lainnya.

“Saya melapor kesini dengan harapan pelaku segera bisa tertangkap pak, karena seluruh identitas dan surat menyurat berharga ada dalam tas itu, saya takut pelaku juga akan menyalahgunakannya.” Tutup Dhea (20)

Baca Juga :  Obrolan di Medsos, Berlanjut Hingga Dugaan Pemerasan

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene turut membenarkan adanya laporan jambret yang dialami korban.

“Laporan sudah diterima anggota SPKT kita, selanjutnya laporan polisi korban akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang.” Terang Irene.

Komentar

Berita Lainya