30 Oktober 2020 - 02:59 WIB | Dibaca : 6,170 kali

Penjual Tisu; Memenuhi Kebutuhan Hidup dan Semangat Berbagi

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID – PALEMBANG, (29/10/20)Samsori (61) salah satu penjual tisu yang ditemui oleh SWARAID di Jalan POM IX, Lorok pakjo, Kec. Ilir barat I, Palembang.

Dengan modal alas terpal, Samsori duduk di emperan trotoar bersama anaknya. Di hadapan lelaki bertubuh  renta itu tertata  dagangan yang ia jajakan.

Penjual tisu, profesi yang menjadi tumpuan dalam hidupnya selama dua tahun terahkir, dengan harga Rp. 10 ribu per tisu, setiap hari Pak Samsori membawa 20 tisu untuk dijual bersama anak perempuan semata wayangnya dari pagi hingga sore hari.

“Alhamdulillah, biarpun setiap harinya hanya laku sedikit bapak tidak putus asa, karna bapak memiliki tanggung jawab besar kepada keluarga bapak, lagian anak saya butuh bayaran uang sekolah, karena kami tidak pernah dapat bantuan.” Ujarnya kepada SWARAID.

Sementara itu, istri pak Samsori, Sartika hanya mengurus rumah dan bekerja seadanya saja,

“Alhamdulillah istri saya gak bekerja, ia hanya ibu rumah tangga saja. Karena ia mudah sakit-sakitan, jadi anak saya berganti menemani saya bekerja dan mejaga ibunya ketika libur sekolah.” Gesahnya.

Baca Juga :  Trend Positif Franchise, Peluang Serapan Tenaga Kerja di Palembang

Hasil berjualan, selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga, pak Samsori  meskipun hanya seorang penjual tisu selalu menyempatkan untuk berbagi kepada yang membutuhkan. Pak Samsori percaya, kesabaran, ketekunan, dan semangat diiringi kebaikan adalah manifestasi kesuksesan, tak melulu diukur materi, tapi kemurahan hati.

Komentar