23 Agustus 2021 - 06:22 WIB | Dibaca : 1,815 kali

Seluruh Kepala OPD Kota Palembang Paparkan Usulan Program TA 2022

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

Seluruh Kepala OPD melakukan paparan program usulan secara langsung tanpa diwakili untuk dapat dinilai potensi dari masing-masing Kepala OPD

SWARAID-PALEMBANG, (23/08/2021): Bertempat di ruang rapat Kantor Bappeda Litbang Kota Palembang, seluruh Kepala OPD Kota Palembang memaparkan usulan kegiatan pada Rapat Penyusunan Progam Skala Prioritas tahun anggaran 2022, Senin (23/08/21).

Sekda Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan, usulan program kegiatan prioritas tahun anggaran 2022 didominasi kegiatan di bidang infrastruktur wilayah, bidang perekonomian sumber daya alam dan sosial, bidang perekonomian sumberdaya manusia dan sosial.

“Jadi hari ini kita Rapat Penyusunan Program Skala Prioritas untuk OPD Tahun 2022, baik itu sumber dari dana APBN maupun dana APBD,” kata Ratu Dewa.

Dewa juga menyampaikan bahwa seluruh Kepala OPD melakukan paparan program usulan secara langsung tanpa diwakili untuk dapat dinilai potensi dari masing-masing Kepala OPD.

“Sehingga nantinya dapat terlihat potensinya dari masing-masing Kepala OPD, apakah Kepala OPD nya itu menguasai atau tidak, baik itu tentang visi misi Walikota ataupun RTJMD nya,” jelasnya.

Baca Juga :  Menghitung Hari! Vaksin Dosis Pertama Akan Kembali Tiba

Terkait anggaraan, saat ini dirinya masih menunggu hasil dari pembahasan yang dilakukan bersama tim anggaran dari DPRD kota Palembang.

“Sehingga angka pastinya masih bersifat fluktuatif, masih belum ada angka pastinya. Tetapi untuk pengusulannya sekarang yang pastinya terjadi penurunan dibandingkan tahun 2021.”

Sementara itu, kepala Bappeda Litbang Kota Palembang Harrey Hadi menyebutkan tujuan dari pemaparan kegiatan prioritas tahun anggaran 2022 ini, sebagai upaya penajaman agar tetap mengacu pada RPJMD 2018 2023 Pemkot Palembang.

“Indikator penilaiannya kegiatan prioritas adalah, satu apakah masih mendukung visi misi Walikota, yang kedua apakah sudah mengacu pada arah kebijakan program prioritas yang ada di RPJMD 2018 2023 itu yang makro,” terangnya.

Sementara itu, dijelaskan Harrey Hadi, situasi pandemi ini sangat mempengaruhi kondisi pencapaian APBD Kota Palembang tidak bisa mengcover secara keseluruhan kegiatan prioritas setiap OPD Kota Palembang.

“Yang mikro, pandemi ini kan seluruh pembangunan seharusnya mengalami penyesuaian, oleh sebab itu karena kita tau pendapatan sangat susah, jadi 2022 harapannya OPD jangan banyak berharap dengan dana yang dikeluarkan APBD kota Palembang, karena pasti akan terbatas.”

Baca Juga :  Kasatresnarkoba Baru, Kompol Rivanda : Jauhi Narkoba Khususnya Generasi Muda!

Seluruh OPD diisyaratkan untuk dapat berinovasi dalam menjalankan program kegiatan prioritas, terlebih setiap OPD dapat menyusun program APBN.

“Jadi yang perlu disusun program prioritas yang terpenting mendukung kinerja utama RPJMD di masing-masing OPD, siasatnya maka kita berharap OPD ini bisa menyusun program APBN ataupun pihak ketiga atau dengan KPBU atau dengan Dana Alokasi khusus.” Pungkasnya.

Komentar