oleh

Menghitung Hari! Vaksin Dosis Pertama Akan Kembali Tiba

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :169 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (17/08/2021): Vaksin dosis pertama untuk kota Palembang bakal tiba dalam waktu satu atau dua hari kedepan, Pemkot terus sosialisasikan pelaksanaan vaksinasi.

Selama sepekan penerapan PPKM level empat di kota Palembang berhasil melandaikan kasus penyebaran Covid-19. Terlihat dari mobility indeks kota Palembang yang semula berstatus hitam, kini telah berada di status abu-abu.

“Alhamdulillah sampai saat ini BOR kita menurun, kasus positif juga menurun, yang sakit dan meninggal juga menurun. Mudah-mudahan asal kita tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan, maka level kita menurun. Kebijakan-kebijakan tentu akan disesuaikan.” Ungkap Walikota Palembang Harnojoyo.

Lanjutnya, hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi dosis pertama naik satu level dari yang sebelumnya 26 persen dan saat ini menjadi 27 persen, keterkendalaanya pelaksanaan vaksinasi di kota Palembang disebabkan ketersediaan vaksin dosis pertama yang terbatas.

“Kita terus berusaha karena vaksinasi ini satu pintu dengan pemerintah pusat, jadi ini dibagi-bagi sesuai dengan jumlah masyarakatnya di daerah masing-masing.”

Disampaikan juga oleh Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, penambahan vaksinasi baru akan tiba di kota Palembang pada minggu kedua di bulan Agustus yang artinya bakal tiba dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Dukung Program Gotong Royong, Walikota Terima Audensi Partai Gelora

“Saya dapat informasi dari Dinkes Kota Palembang, bahwa di minggu kedua di bulan Agustus ini, dan dalam kurun waktu sehari atau dua hari kedepan vaksin akan datang.” Kata Fitri.

Akan datang dalam jumlah besar vaksin dosis pertama, meski demikian Fitri menerangkan, pelaksanaan vaksinasi dosis pertama harus menyesuaikan daerah lain secara serentak agar tidak ada ketimpangan pelaksanaan vaksinasi.

Untuk saat ini, dalam skala nasional vaksinasi dosis pertama covid-19 berada di angka 20 persen, dan Palembang berada di atas rata rata.

“Kalau untuk vaksin yang akan datang ini dalam jumlah yang besar, akan tetapi kita tidak boleh melebihi rata-rata vaksinasi nasional, ini harus sama rata setiap daerah, jadi tidak boleh ada atau kota yang jauh lebih banyak dari daerah lain, yang artinya harus terlaksana serentak.” Tegasnya.

Oleh sebab itu, dikatakan Fitri, pihaknya telah menginterupsi kepada 17 Camatan dan 107 Lurah untuk terus mensosialisasikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Saya sudah menginterupsi kepada Camat dan Lurah se kota Palembang bahwa dalam arti kita tahan, seluruh data kita sosialisasikan supaya masyarakat tetap mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan vaksin, kalau sudah datang nanti langsung kita laksanakan.”

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya