oleh

Keselamatan Yang Merata ; Marihot Daftarkan Sopir ke BPJS Ketenagakerjaan

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :213 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (05/04/2021): Jaminan kesehatan merupakan hal yang harus diproiritaskan, terutama bagi kepala keluarga pencari nafkah. Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan merupakan suatu upaya untuk melahirkan rasa aman bagi para pekerja. Namun iuran yang harus dibayarkan setiap bulannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan menjadi pengeluaran tambahan. Bagi pekerja informal, tentu ini menjadi beban baru.

Hendrik (59) warga kecamatan Sematang Borang, Kelurahan Kenten Palembang yang kesehariannya berprofesi sebagai pengemudi taksi online mungkin hanya mewakili rekan-rekan seprofesinya yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Bekerja berdampingan dengan resiko menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap hari selama dua tahun belakangan sebagai sopir taksi online.

Sebelumnya, pria yang mulai memasuki usia lanjut ini merupakan sopir yayasan di salah satu kampus swasta di kota Palembang. Didampingi Marihot Sianipar mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dimana Marihot sekaligus membayarkan iuran selama satu tahun penuh dari uang pribadinya.

“Amanat presiden pun sudah menjelaskan tentang pentingnya jaminan keselamatan kerja tak hanya bagi pekerja penerima upah namun juga non-penerima upah.” Kata Marihot Sianipar kepada Reporter SWARAID.

Baca Juga :  Awal Tahun, Pemprov dan Pemkot Bahas Rencana "Mendandani" Infrastruktur

Hal ini lah yang menjadi dasar Marihot Sianipar mencoba berbagi kepada masyarakat lain. Bahkan Marihot Sianipar pun menjelaskan tidak mengharapkan hal lain kecuali keselamatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Semoga dengan diawali bapak Hendrik ini, teman-temannya yang juga berprofesi sebagai driver online, ataupun pekerja non upah lainnya juga dapat mendaftarkan diri menjadi peserta jaminan sosial, agar terkait jaminan kesehatan ini dapat dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia.”

Seperti halnya Hendrik, sebelumnya Marihot juga mendaftarkan seorang marbot masjid dan pedagang kaki lima sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

 

 

Komentar

Berita Lainya