oleh

Penculik Dzaky akhirnya Ditangkap! Berikut Beberapa Fakta dan Motifnya

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :71 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (22/02/2021): Pelaku Penculikan bocah bernama Dzaky (4), pada Jum’at (19/2/21) lalu akhirnya berhasil ditangkap Tim Gabungan Opsnal Pidum dan Team Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, pada Sabtu (20/2/21).

Kedua pelaku yakni bernama Suharto dan Sutriyono, merupakan warga Taman Murni, Alang-Alang Lebar, Palembang.

Selain kedua pelaku, tim gabungan anggota Opsnal Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang juga mengamankan pria bernama Joko (37) yaitu pemilik motor Scoopy dengan nomor polisi BG 3204 IP, yang digunakan pelaku Sutriyono untuk membawa korban.

Berikut beberapa fakta dan motif yang digunakan pelaku terkait peristiwa penculikan anak tersebut :

Kedua pelaku ditangkap di tempat berbeda

Tim gabungan anggota Opsnal Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku di dua tempat berbeda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku Sutriyono di rumahnya sekitar pukul 14.00 WIB.

Kemudian dilakukan pengembangan dan ditangkap pelaku kedua yakni dengan Suhartono yang berperan sebagai otak penculikan ini. Suhartono ditangkap di Simpang Patal sekira pukul 17.00 WIB, saat pelaku sedang nongkrong , karena mencoba melawan dan melarikan diri Suhartono terpaksa ditembak.

Baca Juga :  Teguh alias Abah Dilaporkan, Ibu Korban : Tolong Hukum Seberat-beratnyo Pak!

Korban dipilih secara acak

Pelaku Sutriyono mengaku dirinya dan Suhartono memilih korban secara acak untuk diculik. Dengan catatan saat beraksi situasi aman dan terkendali, sehingga eksekusi dapat dilakukan dengan cepat.

Menggunakan istilah “kembang” 

Kedua Pelaku penculikan menggunakan kode “kembang” untuk mengganti sebutan korban agar memuluskan aksinya

Korban dilepaskan di pinggir jalan

Karena sudah viral di media sosial dan takut tertangkap akhirnya membuat kedua pelaku. Kemudian kedua pelaku pun memutuskan untuk melepaskan korban di pinggir jalan sekitar wilayah Km 11 dengan harapan aksi penculikan dapat berhenti.

Aksi terencana

Aksi penculikan tersebut ternyata sudah direncanakan oleh kedua pelaku kurang lebih selama 1 bulan belakangan.

Berencana meminta uang tebusan

Aksi penculikan itu dilatar belakangi kesulitan ekonomi dan keinginan untuk memperoleh uang dengan cepat. Dimana pelaku berencana meminta uang tebusan kepada keluarga korban sebesar Rp 100 juta.

Motif penculikan

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan bahwa motif pelaku melakukan aksi penculikan tersebur karena faktor ekonomi.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor Tertangkap ! 1 Diantaranya Berstatus Pelajar

“Mereka sudah merencanakan sejak satu bulan dan untuk korban mereka memilih secara acak, setelah mendapat korban merencanakan minta uang tebusan Rp 100 juta, saat di introgasi petugas; alasan kedua pelaku melakukan aksi itu dikarenakan faktor ekonomi.” Beber Irvan kepada para awak media saat rilis kasus di Mapolrestabes Palembang. (singkat)

Komentar

Berita Lainya