oleh

Mengaku Sering Dianiaya Suami, IR Menolak Berdamai

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :575 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (08/03/2021):
Seorang ibu rumah tangga berinisial IR (29) mengadukan suaminya SN ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes Palembang.

Dalam laporannya, IR mengaku sering menerima kekerasan (KDRT). Bahkan, korban IR menolak untuk berdamai atau rujuk kembali, karena trauma dengan kekerasan yang sering dilakukan suaminya.

Berdasar penuturan Korban, kekerasan terakhir yang diterima korban yakni pada Jumat (5/3/21) lalu, saat itu terlapor menemui korban untuk mengajak berdamai. Namun ditolak karena korban masih merasa ketakutan. Penolakan itu kembali membuat terlapor naik pitam dan langsung menganiaya korban.

Dari keterangan korban, sang suami sering bertindak kasar dan main tangan kepada dirinya, lalu ia memutuskan untuk pergi dari rumah karena tidak tahan selalu disakiti.

“Jujur saya sudah tidak mau lagi berdamai, selama ini saya tahan saja atas kelakuan kasarnya terhadap saya.” Ujar korban.

Lanjutnya, selama ini sang suami sering main tangan dan berkata kasar terhadap dirinya jika sedang ada masalah dalam rumah tangga.

“Saya trauma, sungguh trauma sekali. Harga diri saya sudah tak ada lagi dimatanya.” Kata korban.

Baca Juga :  Mobil Diduga Dilarikan Penyewa, Pemilik Lapor Polisi

IR pula mengungkapkan, bahwa ia bulat untuk melaporkan sang suami ke polisi.

“Sengaja saya melaporkan ini dan sama pihak keluarga juga sudah mengizinkan.” Tutup korban IR saat diwawancarai oleh para awak media usai melapor di SPKT Polrestabes Palembang, pada Minggu (7/3/21)

Sementara itu, laporan korban sesuai UU No 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Pasal 44 telah diterima petugas piket SPKT Polrestabes Palembang Unit II dipimpin Ipda Martono, selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta Unit Satreskrim guna ditindaklanjuti.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya