oleh

Melawan ! Pelaku Berhasil Dibikin Pontang-panting

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :304 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (22/02/2021): Diduga nyaris diperkosa, seorang mahasiswi berinisial KA (23) warga Kecamatan Sematang Borang, Palembang ini merasa tidak terima dan mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes untuk melapor.

Peristiwa yang dialami mahasiswi ini terjadi, pada Minggu (21/2/21) sekitar pukul 04.30 WIB menjelang pagi di rumahnya. Beruntung dirinya saat itu sigap membela diri dengan cara menggigit lidah dan mencengkeram dengan kuat kelamin pelaku.

Dari keterangan korban kepada petugas piket SPKT, kejadian diawali ketika dirinya sedang istirahat di kamar sendirian, sementara orang tua dan adik korban sedang pergi ke pasar dan tanpa diduga pelaku sudah masuk ke dalam kamar korban yang sedang berbaring di kasur.

Disaat pelaku mendapat serangan dari korban yang membela diri, membuat pelaku kesakitan dan kesempatan tersebut digunakan korban untuk berteriak minta tolong. Pelaku kemudian langsung melarikan diri melalui kamar jendela adik korban tempat Pelaku masuk sebelumnya.

“Posisi saat itu saya sedang tidur di kamar sendirian, tiba-tiba ada yang menindih dan mencekik leher saya.” Terang KA.

Baca Juga :  Tak Terima Putrinya Dikirimi Video "Cabul", Sang Ibu Lapor ke Kantor Polisi

Lanjutnya, sambil menindih pelaku langsung mencium paksa dan sontak dirinya melawan untuk membela diri dengan mengigit lidah pelaku lalu meremas kelaminnya, lalu pada akhirnya pelaku kesakitan.

“Sempat saya teriak minta pertolongan disaat pelaku merasa kesakitan saat saya gigit dan remas kemaluannya, tapi pelaku begitu cepat langsung loncat keluar lalu melarikan diri.” Jelas KA.

Ia pula mengungkapkan, bahwa pelaku masuk melalui jendela kamar adiknya dan saat kabur lewat jendela kamar itu juga.

“Harap saya pelaku cepat tertangkap dan bertanggung jawab atas ulahnya yang telah berbuat tindak pelecehan terhadap saya.” Tutup KA saat diwawancarai oleh para awak medi usai melapor di SPKT Polrestabes Palembang, pada Senin (22/2/21).

Sementara itu, laporan korban sudah diterima oleh petugas piket SPKT Polrestabes Palembang Unit II dipimpin Panit II Ipda Martono, selanjutnya laporan tersebut akan diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Unit Satreskrim untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Komentar

Berita Lainya