oleh

Kompor Gas Digasak Maling, Korban Lapor Polisi

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :175 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (16/12/20): Seorang wanita paruh baya bernama Rodiah (51) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang yang merasa telah menjadi korban pencurian berupa kompor gas sejumlah satu buah dan satu radio saat dirinya sedang tertidur lelap.

Korban merupakan warga Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang.

Dari keterangan korban, Kejadian tersebut terjadi, pada Senin (13/12/20) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, saat ia bersama keluarga tertidur pulas.

“Pas bangun hendak ingin masak pagi-pagi, saya kaget kompor gas sudah tidak ada atau hilang.” Terang Rodiah kepada petugas piket SPKT Polrestabes Palembang.

Tambahnya, selain kompor gas juga ada radio yang hilang setelah dicek ke semua rumah.

“Saya kira pelaku ini masuk dari pintu belakang rumah saya, dan membawa kabur kedua barang itu.” Kata Rodiah.

Rodiah mengungkapkan, bahwa ia mencurigai satu orang tetangga rumahnya atas kejadian tersebut.

“Sebenarnya saya curiga dengan satu orang, tapi saya tidak mau langsung menuduhnya karena tidak ada bukti. Sehingga saya laporkan kejadian itu ke SPKT Polrestabes Palembang ini.” Ungkap Rodiah.

Baca Juga :  Diduga Mertua Menjadi Korban Begal, Parlan Melapor ke SPKT Polrestabes

Diketahui, ia mengharapkan agar pelakunya dapat tertangkap, usai membuat laporan kepada pihak kepolisian.

“Saya harap pelakunya dapat tertangkap dan dapat bertanggung jawab atas ulahnya. Saya berharap tidak ada kejadian seperti yang saya alami, baik tetangga maupun lainnya.” Tutup Rodiah saat diwawancarai oleh para awak media usai melapor di SPKT Polrestabes Palembang.

Sementara itu, Kasubbag Humas, AKP Irene membenarkan adanya laporan korban yang bernama Rodiah (51) mengenai tindak pidana pencurian biasa.

“Laporan sudah diterima oleh anggota piket SPKT kita, selanjutnya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang.” Tutup Irene.

Komentar

Berita Lainya