25 Januari 2022 - 06:45 WIB | Dibaca : 868 kali

Besok Penerapan Minyak Goreng Satu Harga di Pasar Tradisional Mulai Berlaku

Laporan : Agustina
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG: Penerapan satu harga komoditi minyak goreng di seluruh pasar tradisional di Sumsel mulai diberlakukan besok, Rabu (26/1/22).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Ahmad Rizali yang mengatakan penerapan tersebut telah dilakukan setelah penyesuaian antara pasar tradisional dan ritel modern.

“Perberlakuan ini diterapkan setalah dilakukan penyesuaian dengan pasar tradisional dan pasar ritel modern,” ujarnya usai menghadiri Pengukuhan dan Rapat Koordinasi Daerah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah se-Semsel Semster 1 di Hotel Novotel Palembang, Selasa (25/1/22).

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat saat ini tidak perlu panic buying, karena stok minyak goreng sendiri di Sumsel sudah cukup selama enam bulan mendatang.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena kita sudah memiliki stok enam bulan ke depan untuk Sumsel yang sekitar 45 sampai 60 juta ton minyak goreng. Sedangkan untuk setiap bulan dikisarkan yang disediakan sebanyak 8 juta liter,” jelasnya.

Sementara itu, Ahmad Rizali juga mengaku walaupan dinamika di pasar akan terus terjadi akan tetapi dipastikan dua minggu berikutnya harga minyak goreng di seluruh pasar akan mulai stabil.

Baca Juga :  Impor Kedelai Tersendat, Ahmad Rizali : Stok Kedelai Sumsel Bertahan 3 Bulan Saja

“Setelah dua minggu berikutnya harga minyak goreng akan kembali normal, harga akan sama semua untuk setiap pasar,” tuturnya.

Lebih Lanjut, Saat ditanyakan terkait sanksi yang akan diberikan kepada pedangan yang menjual minyak goreng diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, ia memastikan akan memberikan ketegasan terlebih dahulu kepada setiap distributor.

“Kalau nanti ditemukan oknum yang nakal, akan kami beri teguran terlebih dahulu, namun yang harus dipegang itu distributornya karena mereka sebagai penyalur yang akan disesuaikan dengan pedagang,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, bahwa penetapan satu harga minyak goreng ini sudah terlebih dahulu diberlakukan di pasar ritel modern.

“Kalau Pasar tradisional kan masih manual, terus jumlah pedagangnya masih tidak terukur berapa. Akan tetapi setelah dilakukan penyesuaian maka mulai malam ini harga baru sudah mulai masuk dari distributor,” tutupnya.

Komentar