SwaraID – Palembang, (28/09/20) : Sumatera Selatan yang memiliki topografi perbukitan menjadikan para masyarakat memilih kopi menjadi komoditi yang banyak di budidayakan. Dalam perayaan Hari Kopi Internasional penggiat pariwisata dan penikmat kopi membahas mengenai kopi Sumsel yang saat ini belum mendapatkan perhatian lebih di dunia pariwisata.
Sebagai produsen terbesar di Indonesia namun ironisnya daerah lain lah yang mengambil alih ekspor kopi kita. menurut data yang disampaikan oleh Rudi Arpian SP.MSi kepala bidang pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan Dinas Perkebunan Sumatra Selatan, bahwa Sumatera Selatan memiliki 250.000 Ha lahan kopi dengan lebih dari 145.000 ton pertahunnya hasil panen kopi biji kering, akan tetapi ekspor kopi Sumatra Selatan tahun lalu 0%, hal ini dikarenakan jalur keluar kopi kita melalui lampung.
Untuk memperkenalkan kopi Sumsel kita harus meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap kopi Sumsel ini. Rudy Arfian menuturkan ” Standard ya perorang itu setahun dalam mengkonsumsi kopi sekitar 13kg namun orang Indonesia baru 75 persen pertahunnya dari standar yang seharusnya” Papar Rudy
“Hal ini lah yang harus nya kita sosialisasi kan bagaimana bahwa minum kopi itu sehat, salah satu nya dengan minum kopi tanpa gula”. Ungkap Rudy
Menjadi tantangan bagaimana kekayaan keragaman Kopi menjadi kebanggaan dari Provinsi Sumatera Selatan. Butuh peran aktif masyarakat dan instansi terkait dalam mempromosikan kopi Sumsel. Didi penggiat kopi Sumsel dan juga owner guns cafe menyampaikan kepada masyarakat semangat nya dalam mempromosikan kopi Sumsel .”Dalam memperingati hari coffee dunia kami pelaku pariwisata juga pelaku penggiat kopi kami ingin di dukung untuk mempromosikan kopi Sumsel agar bukan hanya di kenal di nasional namun juga internasional”tuturnya
Sementara itu Aufal Syahrizal Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan”Kopi kita kopi Semende kini sudah masuk nominasi anugrah pesona Indonesia untuk kategori minuman tradisional yang terpopuler.” ungkapnya
Aufa Syahrizal juga mengungkapkan bahwa “kopi Sumsel adalah sebuah produk kopi yang harus kita kembangkan karena ini merupakan sebuah potensi daerah”tuturnya
Selain itu Aufa Syahrizal mengajak masyarakat untuk lebih gencar dalam mempromosikan kopi Sumsel.”Tantangan bagi kita sebagai produsen terbesar namun kopi kita tidak pernah terkenal karna kita belum punya brand untuk di kenalkan. Selain itu sumsel punya kopi namun daerah lain yang terkenal. Dengan event seperti ini kita sudah mengenalkan kopi Sumatra harapannya dari 17 kabupaten yang kita punya, kita bergilir mengadakan hal seperti ini dengan tujuan untuk mengenalkan kopi kita ke internasional.”ungkapnya
Isnaini madini Kepala Dinas pariwisata kota Palembang menyampaikan”Sumatra Selatan khususnya Palembang ini tahun lalu dinobatkan menjadi kota kreatif Indonesia pada sektor kuliner melalui pempek tinggal bagaimana nanti kita kedepannya kita juga punya identity kuliner khusus nya untuk minuman dan saya sepakat apabila identity kuliner khususnya minuman adalah kopi kita kopi sumatra.” Tutupnya















Komentar