15 Juni 2022 - 13:02 WIB | Dibaca : 261 kali

Menjawab Isu PHK Massal, Ini Penjelasan Pihak Shopee

Laporan :
Editor : Noviani Dwi Putri

Shopee menyampaikan ada perubahan bisnis di Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika Latin

SWARAID, JAKARTA: Shopee sebelumnya dikabarkan bakal melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK. E-commerce asal Singapura ini mengatakan, perubahan arahan bisnis tidak melibatkan Shopee Indonesia.

“Langkah penyesuaian yang diambil pada segmen dan pasar tertentu, dipastikan tidak melibatkan Shopee Indonesia,” kata Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Handhika Jahja dikutip dari Katadata, Rabu (15/6/22).

Sebelumnya, startup itu dikabarkan akan melakukan PHK massal. Langkah ini utamanya dilakukan di lini bisnis Shopee Food dan ShopeePay.

Handhika tidak memerinci benar atau tidaknya akan ada PHK massal. Ia hanya menyampaikan bahwa perusahaan melakukan perubahan arahan bisnis Asia Tenggara, Eropa dan Amerika Latin.

Namun, ia juga tidak mengonfirmasi karyawan di lini bisnis apa yang bakal terkena dampak perubahan arahan bisnis tersebut.

Handhika menjelaskan, Shopee Indonesia terus menunjukkan performa baik. Nusantara juga menjadi pasar prioritas bagi anak usaha Sea Group ini.

“Kami terus mengembangkan bisnis untuk membantu lebih banyak UMKM dan pengguna di Indonesia merasakan manfaat pertumbuhan ekonomi digital,” ujar Handhika.

Baca Juga :  Izin Usaha Perseroan Perseorangan Akan Dipermudah, Begini Kata Menkumham

Di Indonesia, Shopee mempekerjakan lebih dari 20 ribu pegawai di berbagai lini bisnis seperti Shopee, ShopeePay, dan ShopeeFood.

Lebih dari 50% bergabung sejak adanya pandemi Covid-19.

“Kami juga terus merekrut talenta-talenta terbaik untuk mengembangkan tim,” tambah dia.

Shopee Indonesia juga masih aktif merekrut talenta digital, melalui program Sea Labs Indonesia yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Maret.

Program ini menargetkan tim yang terdiri dari 1.000 talenta digital, terutama engineer dan product manager.

Dalam enam bulan terakhir, Shopee juga menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendorong UMKM di Indonesia, termasuk Kampus UMKM Shopee di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, Fasilitas itu telah melatih puluhan ribu UMKM lokal keterampilan bisnis digital.

Selain itu program Java in Paris membawa ribuan produk UMKM lokal di Shopee tembus kurasi dan bisa dijual di Paris.

Komentar