oleh

Kompol Edi : 2 Pelaku Hipnotis Ditangkap, 1 Diantaranya Pernah Dua Kali Masuk Penjara

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :170 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (2/12/20): Anggota Satreskrim dari Team Gabungan Unit Pidana Umum (Pidum) dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil menangkap kedua pelaku yang diduga telah melakukan tindakan kriminal dengan cara menghipnotis.

Menurut informasi yang dihimpun, Kedua pelaku melakukan aksi hipnotis dengan cara menawarkan emas palsu kepada korbannya yakni bernama Eni Herlina (33).

Diketahui, untuk identitas kedua pelaku yakni bernama Sapion Nasution (47) warga Dusun Petaling, Lais, Musi Banyuasin, dan Kusi Chandra (35) warga Jalan DI Panjaitan, Gang Keramat, Tangga Takat, Seberang Ulu II, Palembang.

Lalu keduanya diringkus Polisi ketika melancarkan aksinya di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing membenarkan hal tersebut menerangkan, bahwa kedua pelaku ditangkap lantaran aksinya kepergok petugas saat akan beraksi terhadap korban Eni Herlina (33) warga Kayuagung, Ogan Komering ilir, Sumatera Selatan.

“Akibat dari aksinya, kedua pelaku tersebut berhasil ditangkap anggota Satreskrim dari Team Gabungan Unit Pidana Umum (Pidum) dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, pada Senin 23 November lalu.” Terang Edi

Baca Juga :  Akibat Keganasan Jambret ! Febri Masih Tak Sadarkan Diri

Edi mengungkapkan, kedua pelaku melakukan aksinya dengan mengajak korbannya menumpangi angkot ke pasar 26 Ilir, Palembang.

“Iya, menurut laporan dari tim, kedua pelaku melakukan aksinya di kawasan Pasar 16 Ilir, Ilir Timur I, Palembang, pada 23 November lalu, sekitar pukul 11.30 WIB. Menurut kedua pelaku, di TKP itulah mereka bertemu korban dan melakukan aksinya dengan mengajak korbannya menumpangi angkot ke pasar 26 Ilir.” Ungkap Edi.

Namun, saat sedang di dalam angkot, pelaku Sapion mengajak korban mengobrol, dan saat itu korban tidak sadar dan mengikuti pelaku sampai ke pasar Lemabang, Ilir Timur II, Palembang.

“Setelah turun dari mobil, kemudian pelaku Kusi mengeluarkan tiga kalung emas yang diduga palsu, dan memberikan satu kepada korban untuk membeli barang tersebut seharga Rp.7 juta.” Kata Edi.

Selanjutnya, pelaku Kusi berpura-pura menjual emas kepada pelaku Sapion dengan maksud untuk membuat yakin korban. Saat melancarkan aksinya kedua pelaku ini berpura-pura tidak saling mengenal.

“Memang kebetulan pada saat kejadian anggota kita sedang melintas dan melihat ada kerumunan yang mencurigakan. Saat itu juga kita berhasil mengamankan kedua pelaku dengan barang bukti tiga kalung emas yang diduga palsu. Dan dari pengakuan pelaku Sapion, kalau ia sudah dua kali masuk penjara yakni pertama tindakan kasus pencurian dan yang kedua dalam kasus hipnotis ini sendiri.” Tutup Edi saat rilis kasus di Mapolrestabes Palembang, pada Selasa (1/12/20).

Baca Juga :  Tak Mampu Bayar Saat Dipaksa membuat Tatto, Handphone RG Dirampas Pelaku

Komentar

Berita Lainya