oleh

Investor Tawarkan Pengembangan Pulau Kemaro Tiru Konsep Nami Island

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :324 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID-PALEMBANG (02/03/2021): Di tengah proses pematangan lahan yang dilakukan Pemerintah Kota Palembang terhadap pulau Kemaro, kini semakin banyak calon investor yang secara serius ingin menata kawasan tersebut. Hari ini, Selasa (02/03/21) Walikota Palembang, Harnojoyo melakukan rapat pemaparan pengembangan Pulau Kemaro oleh investor, di rumah dinas Walikota Palembang.

Harnojoyo menyebutkan, pada paparan investor kali ini ingin menggarap Pulau Kemaro dengan konsep Nami Island di Korea Selatan yang saat ini menjadi primadona pelancong jika ke negeri ginseng. Sebagai informasi, Nami Island menjadi destinasi dengan omzet yang besar bagi negara K-Pop tersebut. Dengan konsep yang disebutkan untuk destinasi pulau Kemaro akan dinamai Bandar Sriwijaya.

“Jadi sangat menarik sekali tadi ada konsep bahwa itu akan kita kembangkan seperti Nami Island yang ada di Korea, Pada prinsipnya pemerintah kota akan menyambut baik, setiap investor yang ingin mengembangkan Pulau kemaro. Ya ini lagi untuk kolaborasi, karena kaitan dengan pariwisata itu alam dan budaya itu yang harus kita tonjolkan.” Beber Harno.

Baca Juga :  Jaga Ketersediaan Pangan, Pemkot Dorong UMKM Rambah Pasar Digital

Selain itu, dijelaskan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani terkait konsep yang ditawarkan Pemerintah Kota Palembang telah menyetujui, namun sebelumnya akan disesuaikan dengan peraturan yang ada. Selain itu, hingga saat ini Pemkot Palembang bersama dengan sejarawan, budayawan, dan seluruh stakeholder terkait agar nantinya penataan destinasi wisata Pulau Kemaro tidak menghilangkan esensi Pulau Kemaro itu sendiri.

“Kalau itu sudah oke, baru nanti dilanjuti secara progresif oleh tim teknis dan secara administratif juga segala sesuatunya akan kita siapkan.” Jelasnya.

“Secara umum nanti tentu ini akan ditindaklanjuti dengan pematangan konsep. Pematang konsep ini tentu akan mengajak seluruh pihak yang terkait dari sejarahwan, budayawan dan sebagainya, seluruh stakeholder akan kita libatkan. Sehingga nanti konsep yang sedang dimatangkan ini kita harapkan bisa diterima oleh semua.” Tambahnya.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya