oleh

Ketua PD KMHDI Sumsel 2018-2020 Maju Sebagai Balon Ketua Presidium PP KMHDI

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :373 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG (02/03/2021): Sempat mengalami penundaan sejak September 2020, Mahasabha (kongres nasional) XII Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) akan dilaksanakan di Cisarua Kabupaten Bogor pada tanggal 18 Maret 2021 mendatang.

Selain adu gagasan mengenai perbaikan-perbaikan di tubuh organisasi, Mahasabha juga bertujuan untuk memilih Ketua Presidium PP KMHDI yang baru. Dari berbagai nama yang muncul sebagai bakal calon Ketua Presidium PP KMHDI, terdapat satu kandidat yang berasal dari PD KMHDI Sumatera Selatan (Sumsel), yaitu I Wayan Darmawan yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PD KMHDI Sumatera Selatan periode 2018-2020.

Demisioner Ketua PD KMHDI Sumsel ini merupakan putra daerah asal Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Darmawan merupakan alumni Universitas Bina Darma Palembang dan telah melalui semua tingkat kaderisari di KMHDI. Darmawan juga telah menetap di Jakarta sejak oktober 2020 untuk beradaptasi dengan lingkungan di ibu kota.

Darmawan mengatakan bahwa Mahasabha KMHDI XII mendatang bukan hanya dipahami sebagai ajang kompetisi perebutan kekuasaan dalam struktur Pimpinan Pusat, melainkan menjadi arena tarung ide dan gagasan untuk perbaikan organisasi yang berasal dari setiap kader yang terlibat didalamnya.

Baca Juga :  Film Sarana Sosialisasi Efektif Saat Pandemi

“Komitmen harus kita pegang teguh bersama untuk menguatkan organisasi. Semangat harus kita satukan untuk KMHDI yang lebih baik. penguatan nilai-nilai ideologis organisasi harus menjadi prioritas kedepan untuk peningkatan kualitas kader KMHDI untuk mewujudkan cita-cita organisasi,” ujar Darmawan.

Proses pencalonan sebagai bakal calon Ketua Presidium PP KMHDI bukan merupakan keputusan yang diambil mendadak, persiapan dan perjalanan panjang sudah dilalui bersamaan dengan persiapan ide dan gagasan yang disusun untuk disampaikan kepada seluruh kader KMHDI di Indonesia.

“Kita tentu membawa gagasan dalam kontestasi Mahasabha nanti, Awighnam Astu gagasan ini akan kita sampaikan pada debat terbuka bakal calon yang diselenggarakan oleh panitia Mahasabha nanti,” ujarnya.

Darmawan menjelaskan, KMHDI sebagai organisasi mahasiswa yang memang fokusnya untuk meningkatkan kualitas Intelektualitas dan skill SDM mahasiswa Hindu Indonesia, dan terus berupaya memberikan kontribusi berupa ide dan gagasan dari berbagai bidang sebagai bentuk kontribusi pada agama dan negara. KMHDI juga memiliki peran sebagai kontrol terhadap kebijakan pemerintah dan berupaya mewujudkan cita-cita berdirinya bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Usai Diperiksa 9 Jam, Polisi Antar Pulang Keluarga Akidi Tio

“Kritik serta masukan KMHDI harus objektif dan ilmiah sebab itulah cermin kita sebagai organisasi mahasiswa,” jelasnya.

Mahasiswa kelahiran MUBA, 17 Desember 1996 ini juga mengatakan sebagai satu-satunya organinasi mahasiswa Hindu di tingkat Nasional, Darmawan mengharapkan KMHDI dapat menjadi poros gerakan mahasiswa Hindu di Indonesia,

“Kita harus solid dengan semua tingkatan organiasi termasuk dengan Forum Alumni KMHDI dan stakeholder lainnya sehingga keberadaan dan kehadiran organisasi ini benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” tutupnya.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya