oleh

Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI Dorong Pembangunan di Kota Palembang

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :55 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (11/09/2021): Palembang, kota yang memilik banyak potensi yang semestinya bisa lebih dioptimalkan, membuat Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berkeinginan untuk dapat mendorong pembangunan yang berkelanjutan di ibukota Provinsi Sumatera Selatan ini.

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua BKSAP DPR RI Achmad Hafizs Tohir usai kunjungan kerjanya ke Pemerintah Kota Palembang, dalam rangka sosialisasi diplomasi parlemen BKSAP Sustainable Development Goals (SDGs) day, di Rumah Dinas Walikota Palembang, Jumat (10/09/21).

Diakui, Wakil Ketua BKSAP DPR RI, pihaknya juga menampung beberapa aspirasi yang disampaikan Walikota Palembang, baik dari permasalahan banjir ketika musim penghujan, atau bahkan ketersediaan air bersih yang terbatas saat musim kemarau tiba.

Menyikapi itu, diakui problema tersebut juga akan menjadi konsen dari BKSAP yang memiliki peranan sebagai diplomasi kerjasama atau second track diplomacy selain diplomasi yang dilakukan pemerintah itu sendiri.

“Palembang juga menjadi concern bersama BKSAP, tadi beliau (Walikota Palembang) mempresentasikan pembangunan stabilization ponds untuk air bersih serta normalisasi Sungai Sekanak, tapi memang kendala pembangunan yang bisa sekali jadi.” Terangnya.

Baca Juga :  RD : Kerap Kali Menjadi Kendala Pemkot Adalah Keterbatasan Anggaran !

Terkait itu, Achmad Hafizs Tohir yang juga merupakan politisi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan, BKSAP akan meninjau langsung terkait pembangunan infrastruktur seperti normalisasi sungai Sekanak Lambidaro.

“Kalau memang masih bisa didorong dari pusat pasti kita dorong, tapi kalau tidak bisa kita carikan skema yang lain.” Ujarnya

Sebab, seperti yang dikatakan Achamd Hafizs Tohir, pemerintah dalam melaksanakan diplomasi cenderung lebih kaku, berbeda dengan pola yang dilakukan para anggota DPR, sebab terkadang pemerintah  terikat dengan suatu memorandum atau perjanjian.

“Ini penting untuk melapisi tata aturan yang agak kaku bila di pemerintahan, sebab mereka protokoler, berbeda dengan kami parlemen, itu lebih fleksibel.” Terangnya.

Selain itu, kota Palembang yang merupakan satu-satunya kota yang sudah memiliki infrastruktur seperti LRT, bahkan Palembang juga memiliki fasilitas memadai untuk kegiatan olahraga. Potensi tersebut lah yang diakui Achmad Hafizs Tohir Palembang dapat menjadi ikon Indonesia.

“Harapannya Palembang bisa jadi icon untuk Indonesia, contoh Palembang punya infrastruktur yang melebihi dari kota-kota lain (di Indonesia), kita juga sudah memadai sebagai kota atlet. Siapa tau kedepannya Palembang jadi tuan rumah penyelenggaraan olimpiade dunia.”

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Hapuskan UKT, Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Kecam Pemukulan Mahasiswa Dikampus PGRI Palembang

Di lain pihak, Walikota Palembang Harnojoyo menerangkan wawasan yang di sampaikan Anggota BKSAP DPR RI sebagai hal luar biasa.

Harnojoyo mengklaim apa yang menjadi concern BKSAP dalam diplomasi parlemen merupakan etalase dalam mengembangkan potensi-potensi hingga menjadi keunggulan di setiap daerah.

“Luar biasa, wawasan ilmu yang disampaikan oleh BKSAP DPR RI, mudah-mudahan terkait dengan keunggulan kita, baik dari budaya, kuliner dan sebagainya ini nanti akan ditindaklanjuti. Bukan tidak mungkin, seperti empek-empek akan mendunia,” kata Harnojoyo.

Menyambung terkait pembangunan infrastruktur berupa normalisasi Sungai Sekanak Lambidaro, mengharapkan realisasi anggaran dapat dilakukan multiyears.

“Akan terus kita komunikasi terus, sehingga pada saatnya Palembang terkait anggaran seperti Sungai Sekanak, kami harap dapat multiyears, jadi mohon dukungan anggota DPR RI yang tugasnya pada badan anggaran.” Pungkas Harno.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya