oleh
Topik :

Anak Gadis Dikeroyok, Ibu Korban Dampingi Melapor ke SPKT Polrestabes

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :198 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (4/11/20) : Seorang ibu bernama Rohanar (47) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang atas kasus pengeroyokan yang menimpa anaknya. Anak  gadis kesayangannya berinisial MA (17)  dikeroyok oleh empat pelaku sampai mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.

Dari keterangan Rohanar (47), peristiwa tersebut terjadi di Lorong Aman, Jalan Sako Baru, Sako, Palembang, pada Selasa (3/11/20) sekitar pukul 19.30 WIB.

Rohanar (47) menyebutkan bawasannya ia mengenali keempat pelaku itu. Terlebih satu diantaranya adalah teman pria sang anak yang dulu sering main kerumah.

“Satu pelaku yang cowok itu teman anak saya, dulu ia sering main kerumah. Bisa dikatakanlah sudah pernah ada hubungan dengan anak saya pak.” Kata Rohanar ke petugas SPKT Polrestabes pada Rabu, (4/11/20)

Ia pula menjelaskan, untuk pelaku lainnya satu diantaranya berinisial TD, yang merupakan teman wanita dari pria yang ia kenal tersebut.

Saat melakukan aksi TD juga dibantu oleh sepasang laki-laki dan perempuan yang tak lain merupakan saudaranya.

Baca Juga :  Ancam Akan Siram Istri "Air Keras", Riska : Kami Baru 1 Bulan Menikah

“Mereka berempat itu berpasangan saat mengeroyok anak saya pak. Anak saya dihajar hingga celananya sampai sobek-sobek, saya duga mungkin mereka ini memang ada dendam sama anak saya.” Jelas Rohanar

Lalu, karena tidak terima atas perbuatan keempat pelaku, lantas ia mendampingi putrinya mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk melaporkan keempat pelaku.

“Saya sangat tidak terima anak saya dianiaya dan dikeroyoki seperti ini pak, saya berharap pelaku bisa segera tertangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.” Tutup Rohanar

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene turut membenarkan adanya laporan tersebut terkait perlindungan anak.

“Laporan tersebut sudah diterima unit SPKT Polrestabes Palembang, dan akan segera ditindak lanjuti oleh Unit Reskrim dan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang.” Terang Irene.

Komentar

Berita Lainya