27 Agustus 2022 - 14:21 WIB | Dibaca : 615 kali

Si Daun Kelor, Tumbuhan dengan Beragam Khasiat

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

Daun kelor memiliki kandungan vitamin C tujuh kali lebih tinggi dari jeruk dan potasium 15 kali lebih tinggi dari pisang

SWARAID, PALEMBANG: Ada bermacam tumbuhan yang dapat digunakan sebagai ramuan untuk mengobati penyakit karena memiliki kandungan zat tertentu.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan ragam flora. Sejak dahulu kala, pengobatan tradisional memanfaatkan tumbuhan berkhasiat yang banyak tumbuh di bumi subur Nusantara.

Salah satu tumbuhan yang mengandung banyak manfaat untuk kesehatan ialah Daun Kelor.

Daun dari jenis tumbuhan yang bernama latin Moringa oleifera ini merupakan tumbuhan yang berasal dari India utara, namun bisa juga tumbuh di negara lain yang memiliki iklim tropos atau subtropis, seperti negara-negara di Asia dan Afrika.

Daun kelor dikenal memiliki banyak kandungan kebaikan yang dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya, dikutip dari WebMD, daun kelor memiliki kandungan vitamin C tujuh kali lebih tinggi dari jeruk dan potasium 15 kali lebih tinggi dari pisang.

Selain itu, daun kelor juga mengandung kalsium, protein, zat besi, asam amino, dan antioksidan.

Dengan kandungan yang dimiliki, inilah 8 manfaat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi daun kelor atau ekstraknya:

1. Menurunkan pembengkakan

Baca Juga :  Stiker Hologram Viral di Kalangan Generasi Z

Ini merupakan kondisi di mana terjadi inflamasi kronis yang memengaruhi banyak sendi, termasuk di tangan dan kaki. Ekstrak daun kelor, terbukti dapat menurunkan pembengkakan akibat cairan yang menumpuk di bagian badan tertentu, mengurangi kemerahan, dan rasa nyeri pada penderita AR.

2. Membantu menurunkan gula darah

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa protein seperti insulin yang ditemukan di kelor dapat membantu menurunkan gula darah. Bahan kimia tanaman yang ditemukan di daun dapat membantu tubuh memproses gula dengan lebih baik, dan itu dapat memengaruhi cara tubuh melepaskan insulin.

3. Memperlambat pertumbuhan sel kanker

Dalam tes laboratorium, ekstrak daun memperlambat pertumbuhan sel kanker pankreas dan membantu kemoterapi bekerja lebih baik. Studi laboratorium lain menunjukkan bahwa daun kelor, kulit kayu, dan akar semuanya memiliki efek anti-kanker yang mungkin mengarah pada obat baru.

4. Mengurangi stres Ekstrak daun kelor terbukti dapat mengurangi stres bahkan stres pada level kronis. Ini terlihat pada penelitian yang dilakukan pada hewan jenis ikan zebra. Stres diketahui dapat diredakan melalui pengaturan jalur yang terlibat dalam metabolisme purin, glutathione, arginin dan prolin, D-glutamin, dan D-glutamat.

Baca Juga :  Dibela-belain Bayar Jasa Screenshot iPhone, Ngapain Sih?!

5. Melawan radikal bebas Dikutip dari Healthline, salah satu kondisi yang bisa timbul akibat tingginya kadar radikal bebas dalam tubuh adalah penyakit kronis jantung. Daun kelor memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat melawan radikal bebas tersebut.

6. Melindungi toksik arsenik Manusia bisa saja mengonsumsi arsenik melalui makanan dan air yang terkontaminasi yang mereka konsumsi. Bahkan, pada beberapa jenis bahan makanan tertentu, kadar kontaminasi arsenik ini terbilang tinggi. JIka terus terjadi dalam waktu yang panjang, maka beragam penyakit kronis bisa terjadi. Beberapa penelitian yang telah dilakukan terhadap hewan, menunjukkan daun kelor juga bijinya bisa melindungi tubuh dari toksik arsenik tersebut.

7. Menurunkan kolesterol Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Untungnya, banyak makanan nabati dapat secara efektif mengurangi kolesterol. Ini termasuk biji rami, gandum dan almond. Baik penelitian berbasis hewan dan manusia telah menunjukkan bahwa Moringa oleifera mungkin memiliki efek penurun kolesterol yang serupa.

8. Bermanfaat untuk kulit Daun kelor banyak digunakan sebagia salah satu bahan tambahan untuk membuat produk-produk kecantikan atau kesehatan kulit. Ada banyak fungsi yang ditawarkan, mulai dari membantu melembabkan kulit, mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan, mengurangi efek peradangan seperti kemerahan, iritasi, gatal dan kekeringan, hingga mengoptimalkan penampilan kulit secara umum.

Baca Juga :  Musim Hujan dan Banjir, Jangan Lengah dari Ancaman Sejumlah Penyakit

Manfaat-manfaat daun kelor di atas merupakan hasil riset ilmiah yang dilakukan oleh para ahli di era modern. Namun siapa sangka, orang-orang zaman dahulu juga sudah banyak mengambil manfaat daun kelor sebagai salah satu obat tradisional mereka. Ada banyak manfaat yang bisa didapat dari pengaplikasian atau konsumsi daun kelor pada pengobatan tradisional, mulai dari mengatasi diabetes, infeksi jangka panjang, infeksi bakteri/virus/jamur, sakit persendian, penyakit jantung, bahkan kanker. Dari sejumlah gangguan kesehatan yang bisa disembuhkan dengan daun kelor dalam pengobatan tradisional, rupanya tak sedikit yang terbukti melalui penelitian ilmiah. Setelah mengetahui manfaat dari daun kelor untuk kesehatan, apakah Anda tertarik mencoba?

 

Komentar