SWARAID, PALEMBANG: Setelah memakan waktu pengerjaan selama kurun waktu 40 hari, sebuah kawasan di salah satu anak Sungai Musi berhasil ditata oleh Pemkot Palembang menjadi Kampung Tangguh Nusantara Musi.
Berlokasi di Kelurahan Sembilan Ilir Kecamatan Ilir Timur Tiga Palembang, Kampung Tangguh Nusantara Musi akhirnya resmi dilaunching oleh Walikota Palembang, Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel, dan Kapolrestabes Palembang siang tadi, Rabu (16/2/22).
“Alhamdulillah, atas inisiasi bapak Kapolda, tempat ini dalam empat puluh hari sudah dikerjakan sehingga bisa seperti ini,” kata Harnojoyo.
Menurut Walikota Palembang, dalam mewujudkan setiap pembangunan di kota Palembang, peran serta seluruh elemen masyarakat dinilai sangatlah penting.
“Karena memang kita Pemerintah kota Palembang tidak bisa bekerja sendirian,” ujarnya.
“Harapan kita kedepan, semua ini harus kita jaga sama-sama. Jangan sampai, ketika ini dibangun melalui swadaya masyarakat, tempat ini diabaikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Harnojoyo mengungkapkan bahwa sungai tersebut juga kedepan akan berdampak positif bagi masyarakat itu sendiri.
“Marilah kita jaga fasilitas-fasilitas umum yang telah disediakan dengan biaya yang mahal ini dapat kita jaga bersama,” tuturnya.
Tak sampai disitu, rencana besar Pemkot Palembang yakni menyambungkan antara Sungai Sekanak Lambidaro dengan Sungai Bendung dalam mewujudkan harapan terkait pengembalian fungsi sungai sebagai sarana transportasi.
“Jadi nantinya, restorasi sungai atau mengembalikan fungsi sungai sebagai sarana transportasi pada saatnya insyaallah terwujud. Dan ini sudah kita mulai,” ucapnya.
Disampaikannya, bahwa restorasi sungai tersebut juga terdapat berbagai manfaat lainnya, khususnya dalam pengendalian genangan air ataupun banjir di kota Palembang.
“Dan sekali lagi saya sampaikan, bahwa Pemerintah kota Palembang tidak dapat berkerja sendiri tanpa peran serta masyarakat,” tegas Harno.















Komentar