14 Oktober 2021 - 01:20 WIB | Dibaca : 1,434 kali

Selain Sungai dan Rusun, Pasar Sekanak Juga Akan Kena Giliran Revitalisasi

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID-PALEMBANG, (14/10/2021): Selain melakukan restorasi Sungai Sekanak Lambidaro dan merevitalisasi rusun yang berada di bantaran Sungai Sekanak Lambidaro, Pemkot Palembang juga berencana merevitalisasi Pasar Sekanak yang notabene merupakan pasar darat tradisional tertua di kota Palembang.

Selain merupakan bagian dari penataan kota, juga ditujukan sebagai salah satu destinasi wisata di tengah kota ini.

“Ini akan melengkapi destinasi pariwisata Sungai Sekanak Lambidaro,” ungkapnya Walikota, Harnojoyo di Rumah Dinas Walikota Palembang, Rabu (13/10/21).

Menurut Walikota, pasar di kawasan pinggir sungai ini kian terlihat kumuh dan sepi pengunjung. Bahkan sudah banyak pedagang yang terpantau sudah beralih tempat.

Hal tersebut dibenarkan oleh sejumlah pedagang yang kami temui di lokasi pasar. Dari 250 kios lapak yang tersedia, hanya berkisar 10% saja yang masih digunakan untuk berjualan.

Dijelaskan kemungkinan penyebab sepinya pasar, dikarenakan mulai bermunculan pasar-pasar baru yang lebih dekat dari jangkauan masyarakat. Hal ini dipengaruhi kian minimnya moda transportasi yang melintasi kawasan tersebut.

Secara historis, Pasar Sekanak yang dulunya merupakan Kampung Sekanak, adalah garis terakhir pertahanan kerajaan Palembang menghadapi serangan kolonial Belanda. Tentu ini bisa menjadi suatu daya tarik bagi kunjungan wisatawan.

Baca Juga :  Jalan Sepanjang 30 Meter Amblas di Pulau Kemaro, RD : Berkisar 200 Juta !

Untuk itu, ke depannya, Pemkot berencana, selain sebagai penyedia kebutuhan sandang dan pangan, juga akan menjadikan pasar tradisional tersebut sebagai sentra penjualan oleh-oleh khas Palembang

“Sebenarnya detail engineering design (ded) sudah diselesaikan 2019 lalu, maka dalam waktu dekat akan dikoordinasikan terkait sumber dana,” beber Walikota.

Diterangkan Raimon Lauri, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Pasar Sekanak diharapkan menjadi target kunjungan wisatawan asing nantinya. Dengan geliat perdagangan tradisional dan adanya pasar terapung akan menjadi wisata khas kota Palembang.

“Di pasar kuliner dan wisata ini, nantinya sesuai dengan khas Palembang, ada aksesoris tidak hanya makanan kuliner saja,” katanya.

Raimon mengatakan, pembangunan fisik segera akan dimulai tahun depan. Dimana pihaknya telah membuat desain yang sangat menarik yang identik dengan kota Palembang dan sudah disampaikan kepada Kementerian Perdagangan.

“Hampir rampung, setidaknya tahun depan mulai fisik,” katanya.

Bicara perihal pendanaan, Raimon membeberkan, anggaran revitalisasi pasar ini akan diajukan ke pusat, sehingga dapat dibiayai dari APBN dan bisa dilaksankan oleh pihak ketiga.

Baca Juga :  30 Ribu Paket Beras Sumbangan Yayasan Budha Tzu Chi Akan Disalurkan ke 5 Kecamatan

“Kita konsep atau desain dulu, setelah itu ajukan pendanaan ke pusat, dan juga kita tawarkan ke pihak ketiga (swasta).”

Selaras dengan Kadis Perdagangan Kota Palembang, Direktur Perumda Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal mengatakan bila konsep selesai dan mendapat sumber dana, maka pengerjaan fisik dari revitalisasi ini bisa dilakukan pada 2022.

Meskipun sebagai pelengkap destinasi pariwisata Sungai Sekanak Lambidaro, namun antara revitalisasi pasar Sekanak dan restorasi sungai Sekanak akan berjalan terpisah.

“Fisik sudah bisa jalan di 2022, walau untuk mendukung restorasi Sekanak  Lambidaro, tapi pengerjaan fisik dari revitalisasi dan restorasi dijalankan secara terpisah,” katanya.

Komentar