Jumat, 15 Oktober 2021 13:12 WIB

Produk Kain Tenun Limar Sumsel Jadi Magnet di Ajang Indo Smart City Forum and Expo 2021

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :98 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-YOGYAKARTA, (15/10/2021): Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel bekerjasama dengan Dinas Perindustrian Sumsel terus berupaya mendorong bangkitmya pemulihan ekonomi, khususnya bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Sumsel.

Salah satunya ikut serta dalam ajang Indo Smart City Forum & Expo 2021 yang berlangsung di Yogyakarta yang akan berlangsung dari tanggal 13 hingga 15 Oktober 2021 mendatang.

Keikutsertaan Dekranasda Sumsel pada ajang ini pun tak sia-sia. Stand pameran Sumsel berhasil mencuri perhatian putri Presiden RI, Kahiyang Ayu Jokowi yang tidak lain merupakan istri Walikota Medan, Bobby Nasution.

Keduanya terlihat serius ketika melihat dari dekat sejumlah produk yang dipemerkan di stand Dekranasda Sumsel. Salah satunya yang menjadi perhatian yakni keberadaan baju blus berbahan kain tenun limar.

Hal ini tidak bisa dipungkiri karena desainnya yang unik dengan menonjolkan ciri khas Sumsel. Bahkan Kahiyang Ayu dan suami membelinya untuk dijadikan koleksi pribadi.

Hal yang sama juga manarik minat Walikota Bogor Bima Arya yang juga Ketua Dewan APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), dan Walikota Solo, Gibran Rakabuming ikut terkesan dengan produk lokal asal Sumsel yang unik-unit tersebut.

Baca Juga :  Sikapi Suasana Panas Perihal Omnibus Law, GENCAR Silaturahmi ke Mapolda

Wakil Ketua Dekranasda Sumsel, Hj. Fauziah Mawardi Yahya merasa bangga atas kunjungan Kahiyang Ayu dan suami di stand pameran Dekranasda Sumsel. Dia berharap momen pameran tersebut akan menjadi penyemangat bagi para pelaku IKM dan UKM di Sumsel untuk bangkit setelah sebelumnya sempat terpuruk karena terdampak pandemi Covid 19.

“Sejumlah produk IKM dan UKM kita berhasil berhasil menarik perhatian pengunjung, seperti Kahiyang Ayu dan suami. Juga Bima Arya dan Gibran Rakabuming. Mudah-mudahan ini bisa menjadi angin segar,” harapnya.

Ia menambahkan, melalui ajang Indo Smart City Forum and Expo 2021 menjadi momen yang akan menandai bangkitnya sejumlah produk Sumsel di pasar nasional.

“Pada pameran ini pelaku IKM dan UKM Sumsel bisa dikenal lebih luas, sekaligus bisa meningkatkan pangsa pasar di level nasional. Begitu juga dengan produk unggulan kita. Ini pameran kesekian kalinya yang kita ikuti, setelah sebelumnya ikut pameran di Malang dan Jakarta,” paparanya.

Fauziah optimis perekonomian Sumsel bisa kembali bangkit mengingat produk para IKM dan UKM Sumsel dapat bersaing secara kompetitif dengan produk dari provinsi lain.

Baca Juga :  Berbagai Pihak Menyayangkan Usulan Komisi IV DPR RI Terhadap Regulasi Larangan Ekspor Kelapa

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Sumsel Ernila Rizar menyebut setiaknya ada 14 IKM dan UKM di Sumsel yang terlibat dalam ajang pameran ini.

“Ke-14 IKM yang ikut itu tergabung dalam Simfonis (Sistem Informasi IKM Sumsel). Di mana mereka melakukan penjualan secara online. Selain IKM, UKM 17 kabupaten/kota yang produknya ada di Kriya Sriwijaya juga ikut serta,” jelas Ernila.

Dilanjutkan Ernila, pameran yang mengusung Smart City ini menonjolkan produk-produk yang telah dipasarkan secara online. Beragam produk mulai dari kuliner hingga sandang khas Sumsel ditampilkan dalam pameran tersebut.

Untuk diketahui pembukaan Indo Smart City Forum & Expo 2021 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bima Arya dan disaksikan sejumlah pejabat utusan Provinsi di Indonesia termasuk Wakil Ketua Dekranasda Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya.

Dapatkan update berita setiap hari dari SWARA.ID.
Mari gabung di sosmed SWARAID OFFICIAL untuk informasi terkini lainnya: https://linktr.ee/swaraidofficial dan Grup Telegram SWARAID OFFICIAL, caranya klik link https://t.me/swaraidofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Komentar

Berita Lainya