Belum ada lagi tindakan dari pemerintah setempat ataupun petugas kebersihan yang datang untuk mengangkut sampah yang kian menumpuk
SWARAID, BANYUASIN: Selain tak sedap dipandang mata, tumpukan sampah yang berada tak jauh dari Gereja Penyebaran Injil di Jl. Pangkalan Benteng Km.15 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin juga menimbulkan aroma yang tidak sedap sehingga mengganggu kenyamanan warga sekitar dan jemaat gereja ketika beribadah.
Selain itu, di kawasan tersebut juga berdiri sebuah Taman Kanak-Kanak (TK) yang tentunya juga sangat terganggu dengan aroma yang ditimbulkan sampah tersebut.
Dari keterangan Anastiar, salah seorang pengajar TK, bahwa sampah yang menumpuk tersebut sebelumnya telah dibersihkan oleh pemerintah setempat dengan menggunakan alat berat, bahkan telah dipasang jaring-jaring di sekitar area tersebut agar tidak ada lagi yang membuang sampah disana.
“Dulu sampai tinggi sampahnya, sudah pernah dilaporkan oleh pak pendeta ke pemerintah setempat, sempat juga waktu itu diadakan gotong royong, terus dipasang jaring biar orang gak buang sembarangan lagi, tapi gak lama jaringnya sudah rusak, orang-orang buangnya ke sana lagi,” kata Anastiar kepada wartawan SWARAID, Senin (22/8/22).
Lanjut dikatakan Anastiar, setelah sempat diangkut beberapa bulan lalu hingga sekarang sampah mulai menumpuk kembali dan belum ada lagi tindakan dari pemerintah setempat ataupun petugas kebersihan yang datang untuk mengangkut sampah yang kian menumpuk.
“Pokoknya sejak jaring-jaringnya rusak, orang-orang banyak yang buang ke sana, tapi kalau warga yang sekitar gereja gak ada yang buang disana, malahan pak pendeta ngelapor ke lurah karena sampah yang menumpuk dan aromanya yang busuk, warga disini dan jemaat gereja gak nyaman dengan baunya,” ungkapnya.
“Warga sekitar gereja sini sampahnya dibakar, biasanya juga ada yang ngambil,” tambah Anastiar.
Sementara itu, Rudi yang merupakan salah seorang warga sekitar gereja membenarkan bahwa sampah-sampah yang menumpuk ini adalah sampah rumah tangga yang dibuang oleh orang-orang yang berlalu lalang ketika melintasi area tersebut, padahal tempat tersebut juga telah dipasang papan larangan membuang sampah.
“Orang yang mau pergi kerja sambil bawa sampah terus dibuang di sana Mas, padahal sudah ada papan larangan tapi masih juga dibuang di sana,” ujar Rudi.
Namun demikian, Rudi sangat berharap pemerintah setempat dapat memberikan tindakan tegas kepada masyarakat yang masih saja tidak tertib dan merugikan orang lain juga lingkungan karena telah membuang sampah sembarangan.
Ia pun berharap sampah yang mulai menumpuk dapat segera dibersihkan kembali seperti semula.
“Minta cepat diangkut sampahnya, dibersihkan lagi seperti semula, dan tolong ditindak tegas orang yang suka buang sampah sembarangan,” tegasnya.















Komentar