28 Mei 2024 - 05:56 WIB | Dibaca : 704 kali

Ratusan Warga Desa Sejagung Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Bupati Banyuasin

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Swara.id | Banyuasin – Ratusan warga Desa Sejagung, Kecamatan Rantau Bayur, yang tergabung dalam Masyarakat Sejagung Bersatu (MSB), menggelar aksi damai di depan kantor Bupati Banyuasin pada Senin (27/5/2024).

Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya, di mana warga mendesak pemerintah kabupaten dan instansi terkait untuk memeriksa pemerintah desa yang dinilai tidak adil dan tidak mensejahterakan masyarakat.

Koordinator aksi, Salim, menyatakan bahwa tuntutan yang disampaikan dalam aksi kedua ini tetap sama dengan sebelumnya. Salim menegaskan bahwa seluruh peserta aksi menuntut agar Kepala Desa Sejagung segera diberhentikan karena dianggap tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Masyarakat mendesak PJ. Bupati Banyuasin agar segera mengaudit penggunaan anggaran dana desa Sejagung dan membuka data hasil audit ke masyarakat. Salim dan masyarakat yang turun aksi menduga bahwa Kepala Desa Sejagung telah memperkaya dirinya sendiri dan segelintir golongan dalam pembagian hasil tambang pasir di desa.

“Kami meminta penutupan tambang pasir di Dusun 2 Desa Sejagung karena merusak lingkungan dan mengganggu kegiatan sehari-hari masyarakat,” ungkap Salim.

Baca Juga :  Pj Bupati Banyuasin : Kami Mendukung Penuh dan Memfasilitasi Proses Pilkada Banyuasin

Selain itu, peserta aksi juga meminta kepada pemerintah daerah agar mengusut dugaan penjualan aset desa untuk kepentingan pribadi oleh Kepala Desa dan perangkat desa. Salim menambahkan, MSB akan terus mengawal permasalahan ini hingga tuntas demi mengembalikan keadilan bagi masyarakat. Masyarakat mengancam akan melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar jika tuntutan tidak diindahkan.

“Tuntutan kita sama seperti aksi sebelumnya, kita minta kades Sejagung dipecat dan diturunkan dari jabatannya,” tegas Salim.

Menanggapi aksi tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Izro Maita, menyatakan komitmennya untuk menerima aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Sejagung. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menanggapi keluhan yang disampaikan pada aksi sebelumnya.

“Kita tetap berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sejagung, sejumlah tuntutan akan ditelaah terlebih dahulu oleh OPD terkait yang membidanginya. Secepatnya kita akan berikan jawaban untuk masyarakat Sejagung,” ujar Izro.

Aksi damai ini berlangsung tertib dan diharapkan dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat Desa Sejagung.

Baca Juga :  STQH XII Kabupaten Banyuasin Tahun 2025 Resmi Ditutup Pj Bupati Muhammad Farid

Komentar