1 September 2025 - 13:10 WIB | Dibaca : 1,919 kali

LMND Tetapkan Yoga Aldo Novensi Sebagai Pemimpinan Baru dalam Kongres X di Mataram

Laporan : Tim Swara
Editor : Egi Saputra

Swara.id | Mataram – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) resmi menetapkan kepemimpinan baru melalui Kongres X yang digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 28 Agustus hingga 1 September 2025.

Dalam sidang paripurna terakhir, forum secara mufakat memilih Yoga Aldo Novensi sebagai Ketua Umum dan Riski Oktari Putra sebagai Sekretaris Jenderal periode terbaru. Keputusan ini disebut bukan hanya bersifat formal, melainkan juga membawa mandat ideologis, politik, dan organisasional.

Ketua Umum terpilih, Yoga Aldo Novensi, menegaskan arah politik LMND dalam menghadapi situasi nasional yang dinilai kian sarat krisis ekonomi, represi politik, dan ketimpangan sosial.

“LMND berkomitmen untuk terus mengibarkan panji perjuangan demokrasi kerakyatan dan menolak segala bentuk neoliberalisme yang menjerat bangsa dalam utang, privatisasi, dan eksploitasi,” kata Yoga dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/9/2025).

Kongres X disebut menjadi momentum memperkuat peran LMND sebagai organisasi mahasiswa yang aktif merespons problematika nasional. Menurut Yoga, LMND akan konsisten berada di garis depan melawan politik transaksional, dominasi oligarki, serta kebijakan yang dianggap mengorbankan kedaulatan rakyat.

Baca Juga :  Pasangan Toha-Rohman Unggul Telak di Pilkada MUBA 2024! Ini Kata PRIMA Sumsel

Selain itu, kepemimpinan baru diharapkan memperkuat struktur organisasi dari tingkat pusat hingga komisariat. LMND menegaskan komitmen bukan sekadar sebagai simbol perlawanan, melainkan hadir sebagai alat perjuangan yang hidup, berakar di kampus, serta menyatu dengan denyut rakyat di jalanan.

“Sejarah mengajarkan bahwa perubahan tidak lahir dari parlemen yang busuk oleh kepentingan oligarki, melainkan dari kesadaran kolektif massa yang terorganisir,” tegas Yoga.

LMND meyakini jalan menuju kesejahteraan rakyat semakin terbuka, dan kepemimpinan baru ini disebut sebagai langkah konkret meneguhkan barisan perjuangan mahasiswa.

Komentar