Swara.id | Palembang – Pengalaman sebagai Sekretaris Daerah Kota Palembang sejak Maret 2019 – September 2023 membuat Drs. Ratu Dewa M.Si sangat memahami tata kelola pemerintahan dengan segala keunggulan dan kekurangannya terutama dalam bidang SDM dan Teknologi.
Hingga pada tanggal 18 September tahun 2023, saat Ratu Dewa dilantik menjadi Pelaksana Jabatan Wali Kota Palembang maka prioritas awal yang dilakukannya adalah mewujudkan konsep “Smart City” sesuai dengan RPJMD 2018-2023 Kota Palembang.
Konsep Smart City atau kota cerdas merupakan wilayah kota yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari dengan tujuan untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Untuk Kota Palembang, konsep Smart City yang ingin diwujudkan oleh Ratu Dewa secara garis besar, antara lain;
1. Transportasi, dengan melakukan perbaikan jaringan jalan, perluasan transportasi, dan pengembangan fasilitas umum dimana sistem transportasi, diharapkan akan membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat konektivitas Palembang dengan kota-kota lainnya.
2. Pemerataan pendidikan adalah agenda pentingnya, dengan tujuan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di seluruh kota.
3. Lingkungan, yang mendukung pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan.
Kemampuan Ratu Dewa sebagai Pj Wali Kota Palembang dalam gerak cepat menjalankan sementara roda Pemerintahan Kota Palembang, mendapatkan perhatian khusus dari organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Kota Palembang.
“LMND Palembang mengkaji jika Drs. Ratu Dewa sebagai Pj Wali Kota Palembang dalam kurun waktu 7 bulan setelah dilantik, telah mampu secara bertahap dan cepat dalam mewujudkan garis besar Smart City sebagai mana tertuang di dalam RPJMD Pemkot Palembang,” jelas Wahidin sebagai ketua Panitia Konferensi LMND Kota Palembang.
Dibawah kepemimpinan Drs. Ratu Dewa M.Si sebagai Pj Wali Kota Palembang, Pemerintah Kota Palembang telah berhasil melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan capaian kinerja yang membanggakan, dengan peringkat tujuh secara nasional dan peringkat pertama di Provinsi Sumatera Selatan. Hal ini didasarkan pada keputusan Menteri Dalam Negeri No.100.2.1.7-6646 Tahun 2023 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2022.
LPPD merupakan laporan wajib yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Pusat tentang capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dari hasil LPPD inilah terlihat keberhasilan kinerja dari Pemerintahan Kota Palembang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang menjadi kewenanganya.
Secara umum capaian kinerja makro Pemerintah Kota Palembang dapat dijelaskan;
1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan capaian kinerja tahun 2021 dengan skor 78,72 kemudian meningkat di tahun 2022 menjadi 79,72.
2. Angka kemiskinan yang menurun jauh dari 11,34 di tahun 2021 menjadi 10,48 pada tahun 2022.
3. Angka pengangguran 10,11 di tahun 2021 lalu menurun jadi 8,2 pada tahun 2022.
4. Pertumbuhan ekonomi 3,17 pada tahun 2021 yang meningkat menjadi 5,25 di tahun 2022.
5. Pendapatkan Perkapita (Juta) di angka 96,460 di tahun 2021 kemudian meningkat drastis jadi 104,918.
6. Ketimpangan Pendapatan (Gini Ratio) dari 0,353 pada tahun 2021 kemudian menurun jadi 0,347 di tahun 2024.
Pada peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII Tahun 2024 di Balai Kota Surabaya, Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa sukses menerima penghargaan atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan Skor 3,4541 dan Status Kinerja Tinggi Berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2023.
Penghargaan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha berupa Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Ratu Dewa sukses menghantarkan Kota Palembang menjadi satu-satunya Kota di Provinsi Sumatera Selatan yang meraih penghargaan bergengsi tersebut. Dimana penghargaan itu hanya diberikan kepada 5 provinsi, 10 kota dan 14 kabupaten se-Indonesia yang memiliki kinerja terbaik.
“Ratu Dewa sebagai Pj Wali Kota Palembang dengan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang dibaca dari hasil dan evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah hingga berbuah penghargaan yang diterima beliau oleh Mendagri Tito Karnavian pada upacara merayakan hari otonomi daerah, adalah salah satu bukti kepiawaian Ratu Dewa”, jelas Wahidin.
“Dan Ratu Dewa, mampu menghantarkan Kota Palembang menjadi satu-satunya Kota di Provinsi Sumatera Selatan yang meraih penghargaan bergengsi itu, ini jelas prestasi kinerja yang bukan kaleng- kaleng,” papar Aktivis yang gandrung mendaki gunung ini.
“Indikatornya jelas, dimana angka Indeks Pembangunan Manusia meningkat, angka kemiskinan dan pengangguran menurun, pertumbuhan ekonomi serta pendapatan perkapita naik dan gini ratio sebagai indikator ketimpangan pendapatan secara drastis menurun ditahun ini,” sambungnya kembali menekankan.
Salah satu langkah kongkret Pemerintah Kota Palembang yang berhasil dalam menekan laju angka inflasi yaitu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, inflasi Kota Palembang berhasil ditekan hingga 0,46 persen.
Angka ini jauh di bawah inflasi nasional 0,52 persen lalu keberhasilan ini semakin gemilang ketika melihat inflasi tahunan (year-on-year) Kota Palembang di tahun 2024, berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang, tercatat lebih rendah dibandingkan nasional, yaitu 2,90 persen berbanding 3,05 persen.
Program pengendalian inflasi yang telah digulirkan oleh Pemkot Palembang seperti Bazar, Pasar Murah, dan pembagian Bantuan Sosial sebagai sarana menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasaran, telah terbukti mampu meningkatkan daya beli masyarakat secara makro.
“Saat lebaran tadi, bukti lapangan yang jelas jika bicara soal angka inflasi di Kota Palembang yang turun jauh dari inflasi secara nasional. Dan dengan program seperti bazar, pasar murah dan bantuan sosial sangat efektif dalam menumbuhkan daya beli rakyat,” lanjut Wahidin.
“Kita LMND Palembang akan terus bersama Ratu Dewa dalam mensejahterakan dan memakmurkan rakyat Palembang, terutama dalam konteks sumber daya manusia, teknologi, kesehatan serta pendidikan karena ini senafas dengan program Asta Cita Prabowo Gibran.”
“Dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan bapak Ratu Dewa guna menyampaikan penghargaan terhadap kinerja nya yang cepat, taktis dan memukau,” tutup Wahidin yang akan melakukan Konferensi LMND Kota Palembang guna menyusun program perjuangan, strategi taktik dan struktural kepemimpinan. (RS)















Komentar