21 Desember 2021 - 14:03 WIB | Dibaca : 1,475 kali

Kadis PPPA : Korban Kekerasan dan Pelecehan Jangan Takut Melapor !

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG : Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Palembang akui kesulitan lacak tindak kekerasan terhadap wanita ataupun anak. Dalam setahun ini di akui hanya ada 12 kasus yang mereka terima.

Berbagai alasan korban, mulai dari takut dan terintimidasi membuat banyak kasus kekerasan yang tidak dilaporkan ke DPPPA Kota Palembang.

Hal itu diterangkan langsung oleh Kepala Dinas PPPA Kota Palembang Sadruddin Hajar saat menghadiri giat donor darah dan pemeriksaan IVA dalam memperingati Hari Ibu dan Dharma Wanita di Rumah Dinas Walikota Palembang (21/12/21).

“Di tahun 2021 ada 12 kasus yang dilaporkan, lebih banyak tapi tidak melapor, karna takut, malu. Yang melapor kita tidak lanjuti, yang tidak melapor kita tidak tahu,” Jelasnya, Selasa (21/12/21).

Lebih lanjut Sadrudin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 3 psikolog untuk melakukan pendampingan kepada korban, sementara dalam penyelesaian permasalahan pihaknya melakukan pendekatan persuasif dengan musyawarah, damai, dan bijaksana.

Namun jika tidak bisa dengan cara itu, maka pihaknya juga melakukan pendampingan kepada korban untuk melapor ke Polrestabes Palembang ataupun UPT Ibu dan Anak.

Baca Juga :  Pj Gubernur Agus Fatoni Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan dan Kerukunan Antar Umat Beragama

“Kita berupaya menyelesaikan musyawarah Arif dan bijak sana, damai, tidak bisa dengan itu, kami dampingi melapor,” tambahnya.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban kekerasan maupun pelecehan, untuk tidak takut melapor kepada Dinas PPPAP ataupun ke pihak berwajib. Tak perlu khawatir, sebab pihaknya akan sangat melindungi privasi korban.

“Kalau tidak melapor kami tidak tahu, silahkan melapor akan kami beri pendampingan,” tutupnya.

Komentar