5 Maret 2021 - 08:45 WIB | Dibaca : 9,387 kali

Jaga Kualitas Air di Seluruh Aliran Anak Sungai, Pemkot Siapkan IPAL

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

PAEMBANG-SWARAID, (05/03/2021): Sejalan dengan mimpi Pemerintah Kota Palembang menjadikan sungai Sekanak Lambidaro sebagai destinasi wisata air tengah kota dengan target pengerjaan restorasi akan rampung di 2023, Pemkot Palembang juga telah menyiapkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala perkotaan, guna mewujudkan kualitas air bersih di seluruh aliran anak sungai di kota Palembang. Kini tengah dalam tahap pembangunan di Sei Selayur.

Seperti diketahui, restorasi Sungai Sekanak Lambidaro di tahun 2021 Sepanjang 1.3 kilometer, dengan menggunakan dana APBN menghabiskan anggaran tidak sedikit, yakni senilai Rp 47 miliar.

“Jadi betapa mahal kita memperbaiki sungai ini. Tadinya sungai ini rapi, indah, karena keteledoran kita, kelalaian kita sungai ini kotor, jadi tempat sarang nyamuk dan sebagainya. Nah mudah-mudahan dengan kita kembalikan lagi fungsinya, masyarakat akan sadar ya. terutamanya masyarakat yang ada di sini.” Kata Walikota Palembang, H. Harnojoyo.

Dengan itu, demi menjaga keberadaannya nanti Pemkot juga akan berupaya menjaga kualitas air di Sekanak Lambidaro. Seperti disampaikan walikota Palembang disela sela peninjauan nya di bantaran sungai Sekanak lambidaro, disebutkannya Pemerintah Kota Palembang juga tengah mengupayakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Baca Juga :  Sajian Gala Dinner Pukau Delegasi Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) IX

“Untuk menjaga kualitas air kita sediakan IPAL kan. Baik skala perkotaan maupun komunal yang ada di sini. Ya mudah-mudahan gitu kan. Akan menjaga kualitas air yang ada di sini.” Tambah Harno.

Senada dengan Walikota, Kepala Dinas PUPR Ahmad Bastari menyampaikan terkait operasional IPAL akan ditargetkan di akhir 2022 sudah mulai dijalankan.

“Nanti daerah sini tidak ada lagi septic tank apalagi yang langsung buang ke sungai, tapi nanti akan melalui perpipaan. Dan 2022, insyaallah akhir sudah mulai sambungan sanitasi skala perkotaan yang sedang dibangun instansi nya di Sungai Selayur.” Sebut Bastari.

Tak hanya itu, Bastari membeberkan hingga saat ini masih banyak seperti retail ataupun perhotelan yang masih membuang limbah airnya langsung ke sungai. Namun disampaikan Bastari menyampaikan setelah IPAL beroperasi, akan mewajibkan untuk berlangganan guna mencegah limbah air yang dihasilkan mencemari sungai-sungai di kota Palembang.

“Mereka ada yang punya, dan ada yang tidak, bahkan ada yang langsung buang ke sungai. Itu tidak boleh kedepannya, mereka harus berlangganan menggunakan IPAL atau syaratnya mereka harus punya IPAL sendiri.”

Baca Juga :  Anak Bungsu Akidi Tio Dijemput Penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel

Komentar