oleh

Herman Deru Apresiasi Anjungan Bansos Sriwijaya

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :201 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (24/10/20) : Resmi menjadi aplikasi pemantau data bansos agar strategis dalam penerimaan bansos. Anjungan Bansos Sriwijaya, aplikasi yang mengadopsi aplikasi dari Mata Bansos milik Pemprov Riau dan Badan pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam memantau bantuan yang disalurkan Pemerintah selama masa pandemi covid-19.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebagai pihak yang akan mengelola aplikasi tersebut, mengapresiasi aplikasi yang menjawab permasalahan- permasalahan yang terjadi dalam penyaluran maupun pendataan bansos yang ada di Sumatra Selatan. H. Herman Deru yang secara langsung bersama dengan Kepala Dinas Sosial dan Dinas Kominfo meresmikan program aplikasi Anjungan Bansos Sriwijaya di Auditorium Griya Agung Palembang.

Dalam sambutan nya Herman Deru menyampaikan, “Berawal dari permasalahan-permasalahan yang terjadi dilapangan, tentang rasa tidak keadilan pendistribusian bantuan. Dengan bantuan yang banyak sekali diberikan kepada masyarakat, mulai dari program nasional dari Presiden, Gubernur, bersama CSR nya ,maupun Bupati atau Walikota bersama CSR nya.” Terangnya kepada SWARAID.

Penciptaan aplikasi Anjungan Bansos Sriwijaya yang dilatarbelakangi penugasan stagas covid 19 dalam menstabilkan ekonomi selama masa pandemi dan permasalahan pada data DTSK yang belum terverifikasi secara menyeluruh yang mengakibatkan penumpukan bantuan.

Baca Juga :  Tidak Ada Penyelesaian Konflik Agraria di Sumatera Selatan Dalam 2 Tahun Pemerintahan HD-MY

Menanggapi update terakhir DTSK di tahun 2015, Herman Deru menganggap bahwa data tersebut sudah tidak sesuai dengan kondisi  sekarang.

“Disini letak permasalahannya, kita tahu update terakhirnya tahun berapa, kita merevisinya tidak punya kewenangan. Inilah yang dikhawatirkan menjadi konflik diakibatkan dari tidak pemerataan penerimaan bantuan”. Terangnya  dalam mengakhiri kata sambutan.

Saat di temui oleh awak media, H. Herman Deru  menerangkan bahwa Anjungan Bansos Sriwijaya adalah aplikasi pusat data bagi sasaran penyaluran bansos.

“Ini cara kita membuat data penyaluran yang benar, karena ini akan transparan dapat dilihat oleh masyarakat. Semua pemimpin akan memiliki dashboard, artinya Gubernur, Porkopinda provinsi dan juga DPR nya yang akan kita beri dasboard untuk mengakses perjalanan update data ini”. Tutupnya.

Komentar

Berita Lainya