oleh

Hari Terakhir PPKM Level 4, Lanjut Atau Udahan?

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :224 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (09/08/2021): Pemerintah Kota Palembang belum dapat memutuskan akan melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau tidak.

Hal ini di sampaikan oleh Walikota Palembang Harnojoyo saat ditanya tentang kelanjutan PPKM level empat di kota Palembang yang telah dilaksanakan dua kali, dan berakhir pada hari ini (9/08/21).

Ketentuan keberlanjutan PPKM ini di sampaikan Harnojoyo, merupakan kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian melihat hasil perkembangan kasus covid-19 di kota Palembang, selama penerapan PPKM level yang telah kali keduanya. Di tegaskan Harnojoyo saat ini dalam tren positif, terlihat dari ketersediaan BOR, dari sepekan lalu yang berada pada 83 persen kini telah mencapai 70 persen.

“Hari ini terakhir (PPKM di kota Palembang), nanti akan kita lihat apakah lanjut atau tidak. Namun, dari hasil perkembangan kasus aktif menurun, tingkat kematian dan BOR juga menurun menjadi 70 persenan dari sebelumnya 83 persen. Semoga saja status PPKM di Palembang tak berlanjut dengan hasil ini.” Ungkapnya.

Terkait penanganan Covid-19 di kota Palembang, dalam pengambilan keputusan di daerah, Harnojoyo menjelaskan akan menyesuaikan peraturan dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN RF Sambangi Pemkot

“Saat vidcon dengan Presiden belum lama ini terkait peningkatan kasus COVID-19 di 5 Provinsi, alhamdulillah Palembang atau Sumsel tidak masuk dalam lima daerah yang terjadi peningkatan kasus.” Terangnya kembali.

Terlepas dari itu, Walikota Palembang Harnojoyo menyampaikan, bahwa yang menjadi prioritas adalah peningkatan herd imunity dengan pelaksanaan vaksinasi, yang saat ini baru mencapai 28 persen dari keseluruhan masyarakat kota Palembang.

“Inilah yang menjadi keterbatasan kita, karena stok vaksin tak banyak dari negara produsen vaksin, sementara permintaan banyak. Sampai saat ini kami hanya bisa mengusulkan.”

Oleh karena itu pula, Pemerintah Kota Palembang belum dapat memutuskan terkait kebijakan yang mengharuskan masyarakat dalam mengakses publik harus menunjukkan surat vaksinasi.

Meski demikian, Harnojoyo menilai terkait isu kebijakan penyertaan surat vaksinasi dalam mengakses seperti masuk mal, ini dapat memotivasi masyarakat untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi covid-19.

“Sebenarnya ini kan motivasi agar warga ingin divaksin agar bisa masuk mal, tapi sekarang antusias warga untuk vaksinasi sudah tinggi, tapi stok vaksin tidak mencukupi.” Bebernya.

Baca Juga :  Pendapatan dari Retribusi Parkir Kota Palembang Menurun Selama PPKM

Terakhir Harnojoyo berharap, masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan agar nantinya, apabila angka penyebaran Covid-19 di Palembang menurun, dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat terkait keberlanjutan PPKM.

“Semoga hasil saat ini jadi pertimbangan untuk lanjut atau tidak PPKM di Palembang.” Harapnya.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya