oleh

Membludak! Walikota Imbau Masyarakat Bersabar Untuk Mendapatkan Vaksin

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :176 kali | Durasi baca : 1 Menit

Harnojoyo menyampaikan kepada masyarakat untuk kiranya bersabar dan dirinya juga memastikan seluruh masyarakat akan mendapatkan vaksin 

SWARAID-PALEMBANG, (25/08/2021): Animo masyarakat kota Palembang melaksanakan vaksinasi Covid-19 meningkat setelah adanya aturan penyertaan surat vaksin dalam mengakses layanan publik dan aktivitas sosial.

Terjadi pembludakan masyarakat yang hendak divaksin, seperti yang terjadi di Sekolah Meitreyawira di Jalan Residen Abdul Rozak, Selasa (24/08/21). Hal tersebut menjadi catatan dan evaluasi bagi Pemerintah Kota Palembang.

Diakui oleh Walikota Palembang Harnojoyo, animo masyarakat untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi kian meningkat, namun berbanding terbalik dengan ketersediaan vaksin dosis pertama yang terbatas.

Harnojoyo menyampaikan kepada masyarakat untuk kiranya bersabar dan dirinya juga memastikan seluruh masyarakat akan mendapatkan vaksin.

“Kami berharap masyarakat bersabar, memang luar biasa animo masyarakat, terkait pelaksanaan vaksin. Oleh sebab itu, saya minta dr. Sisi (Plt. Kadinkes Kota Palembang) untuk terus berkoordinasi terkait dengan pengadaan vaksin, sebab sampai saat ini capaian vaksinasi kita baru 31 persen.” Kata Harno.

Dijelaskan Harno, kurang lebih 300 ribu penduduk kota Palembang yang telah divaksin dari jumlah keseluruhan penduduk kota Palembang 1.2 juta jiwa.

Baca Juga :  Sekda Provinsi Sumsel : Penyebab Kepergian Percha Bukan Karena Covid-19!

Terkait membludaknya massa yang terjadi di sekolah Meitreyawira, kata Harnojoyo perlu ada perbaikan secara teknis mekanisme pelaksanan vaksinasi agar berjalan tertib dan tidak terulang terjadi kerumunan massa.

“Dalam sehari bisa 3.000 orang yang divaksin sehingga perlu diatur agar berjalan tertib.”

Selanjutnya, kata Harnojoyo telah di intruksikan untuk seluruh camat kota Palembang untuk rapat koordinasi mengantisipasi pelaksanaan vaksinasi tidak sampai menimbulkan kerumunan.

“Jadi saya imbau masyarakat untuk bersabar jangan sampai kita ingin berobat malah dan berkerumun seperti ini malah jadi terpapar dan klaster baru lagi.” Ujarnya.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya