oleh

Gubernur Sumsel Disuntik Vaksin Hari Ini, Deru : Gak Usah Banyak Pertimbangan !

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :564 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (14/01/21) :  Sesuai dengan jadwal, bertempat di Puskesmas Kecamatan Gandus vaksinasi tahap pertama yang ditujukan bagi Kepala Daerah berlangsung hari ini (14/01) pukul 09:45 WIB. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menjadi orang pertama di Sumsel yang mendapatkan suntikan vaksin.

Seperti halnya proses penyuntikan vaksin yang diberikan kepada Presiden Jokowi, Herman Deru pun juga melakukan tahapan yang sama. Mulai dari pengisian data, cek kesehatan, dan cek riwayat kesehatan terkini terlebih dahulu sebelum dilakukan penyuntikan. Setelah  penyuntikan pun sesuai prosedur yang disosialisasikan, Herman Deru  menerima kartu tanda vaksin, serta menunggu kurang lebih 30 menit memastikan apakah terjadi gejala yang tidak diinginkan.

Dalam penyuntikan vaksin pertama yang dilakukan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, setelahnya pun di lanjutkan pula oleh Kapolda Sumsel, panglima Kodam 2 Sriwijaya, serta Forkompinda lainnya.

“Saya dan rekan-rekan Forkompinda baru saja menyelesaikan proses vaksinasi dan observasi. Alhamdulillah berjalan dengan baik, saya didampingi oleh Panglima 2 Sriwijaya serta Kapolda Sumatera Selatan, juga Danrem, Jasdam, dan juga pejabat tinggi Kodam, BPOM, Dinkes, serta Ketua IDI Sumsel.” Ujar Orang Nomor 1 di Sumsel ini.

Baca Juga :  Untuk Kedua Kalinya ; Walikota Palembang Disuntik Vaksin

Herman Deru pun kemudian menceritakan pengalamannya setelah dilakukan vaksinasi covid -19,

“Jujur saya katakan tidak ada rasa apa-apa, maksudnya saya tidak ada rasa nyeri atau sakit, Alhamdulillah sudah 30 menit telah usai masa observasi, tidak ada dampak yang terasa, bahkan Pak Kapolda dan Pak Danrem dalam kondisi puasa Sunnah, juga tidak terjadi apa-apa.” Ungkapnya.

Herman Deru menjelaskan, nantinya juga akan ada vaksinasi lanjutan yang akan dilakukan setelah 14 hari kedepannya, serta juga akan tetap diperiksa juga secara bertahap hingga 6 bulan. Di luar itu, Herman Deru juga kembali menjelaskan pemilihan Puskesmas sebagai titik vaksinasi yang dilakukan bersama Forkompinda di Sumatera Selatan. Herman Deru menyatakan sebagai bentuk upaya menyakinkan masyarakat, bila vaksinasi ini dilakukan hanya untuk kalangan tertentu,

“Saya harapkan kepada seluruh Kepala Daerah serta Forkompindanya, Ketua DPRD dan anggota DPRD nya untuk ikuti anjuran Pemerintah. Gak usah kita terlalu banyak pertimbangan tentang hoax yang beredar yang seakan-akan vaksin ini menakutkan, kita-kita sudah melaksanakan ini, Presiden (sudah) kemarin.” Himbaunya.

Baca Juga :  Rela Antri dari Pagi, Kepala Puskesmas Batasi 100 Orang Saja Per Hari

Lebih lanjut, Deru menambahkan  bahwa di Provinsi Sumatera Selatan menargetkan dalam tahun ini akan ada 5.760.496 masyarakat yang layak divaksin. Selain itu Deru memaparkan untuk saat ini dosis yang telah diterima Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 30.000 vial dan akan menerima kembali pada tanggal 19 Januari mendatang sebanyak 28.940 vial yang akan di distribusikan di Kabupaten/Kota di Sumsel secara proporsional.

Terakhir, menanggapi peraturan terkait kewajiban masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, Herman Deru menjelaskan bila menurut UU nomor 4 tahun 84 tentang wabah terkait dengan vaksinasi. Menurut Deru tetap wajib dilakukan dengan tidak menyampingkan hak asasi manusia. Selanjutnya Herman Deru juga menyampaikan bila di Sumatera Selatan tidak akan dibuatkan peraturan sanksi denda bila menolak vaksinasi.

“Saya pikir untuk di Sumatera Selatan kita gak usah sampai mendenda orang untuk vaksin ini. Kita yakinkan bahwa niat Pemerintah ini baik. Jadi kita ingin segera pulih, disamping aktifitas sosial kita termasuk pendidikan, juga aktifitas ekonomi, kita sudah sepuluh bulan ini merasakan keterbatasan dan mengakibatkan penghambatan dalam semua aspek dan kita harus segera bangkit.” Tegas Deru.

Komentar

Berita Lainya