oleh

Datangi Gurbernur, Petani Tanjung Agung Timur : Program SERASI Gagal !

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :281 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (04/11/20): Petani Tanjung Agung Timur menggelar aksi sambangi Kantor Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan keluhan dan tuntutan terkait Pengelolaan Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani ( Program SERASI) di Desa Tanjung Agung Timur Kabupaten Musi Banyuasin yang banyak merugikan petani dan merusak lahan masyarakat desa tersebut.

“Kami datang kesini menyampaikan aspirasi terkait Program Serasi yang kita anggap gagal. Karena tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, lahan petani kekeringan dan petani gagal panen untuk tahun ini.” Tutur Korlap Reno Wardono.

“Sebelum ke Gurbernur, tiga bulan yang lalu kita sudah kirim surat ke DPRD Kabupaten Muba. Kita diundang rapat untuk dengar pendapat. Hasil rapat tersebut, DPRD merekomendasikan Kepada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Muba. Mereka akan segera memperbaiki apa yang dikeluh kesahkan masyarakat dan meninjau langsung ke lapangan. Tapi sampai saat ini tidak ada sama sekali apa yang mereka janjikan tersebut.” Tegasnya.

“Kami tidak akan pernah berhenti berjuang menyampaikan aspirasi sebelum tuntutan terpenuhi. Apalagi tidak ada tindakan lanjutan dari pihak Pemprov terkait tuntutan, kami akan melakukan aksi lagi dengan jumlah massa yang lebih besar dan kami juga akan aksi ke Kementerian Pertanian.” Tambahnya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Banyuasin Bahas LKPJ Bupati TA 2019

Adapun poin tuntutan yang disampaikan sebagai berikut :

1. Kami masyarakat petani Tanjung Agung Timur meminta agar bapak Gubernur dapat memberikan solusi atas  permasalahan dan kerugian yang kami alami;

a. Akibat dari program Serasi tersebut kami petani mengalami kekeringan lahan dan gagal tanam

b. Akibat pengelolahan program tersebut perekonomian masyarakat mengalami penurunan dan akan berdampak pada angka kemiskinan di Sumatera Selatan

c. Sebelum melakukan program Serasi di desa Tanjung Agung Timur petani dijanjikan bibit padi, racun hama, dan pupuk yang termasuk dalam alokasi anggaran program serasi tersebut. Namun sampai saat ini apa yang dijanjikan tidak pernah dipenuhi.

2. Terkait permasalahan tersebut kami mendesak bapak Gubernur Sumatera Selatan untuk merekomendasikan ke Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perternakan Kabupaten Musi Banyuasin untuk segera memecat Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Gapoktan Desa Tanjung Agung Timur demi mengkondusifkan masyarakat petani yang sudah memanas.

3. Kami masyarakat petani desa Tanjung Agung Timur meminta ganti rugi ke pihak terkait karena akibat progam serasi 2019 dilahan kami dan meminta untuk dikembalikan keadaan sawah kami seperti semula.

Baca Juga :  Gas 3 Kilo Langka, Penjual Gorengan di Simpang Gas Resah

Komentar

Berita Lainya