oleh
Topik :

Budidaya Tanaman Hias ; Trend Positif di Tengah Pandemi

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :270 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (07/01/21):  Bekerja dari rumah atau dikenal dengan istilah Work From Home (WFH) yang mengharuskan masyarakat tetap tinggal di rumah guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang dicanangkan oleh Pemerintah menjadi peluang besar bagi masyarakat dalam mengembangkan hobi baru yang menarik serta menguntungkan untuk mengisi waktu luang. Seperarti budidaya tanaman hias yang saat ini sedang meningkat minatnya.

Salah satu kolektor tanaman hias sekaligus Dosen UIN Raden Fatah Palembang, Sumaina Duku mengatakan berawal dari bulan Maret dimana kondisi yang mengharuskan tidak bisa kemana-mana akhirnya memunculkan ide menanam tanaman kelor dan ternyata banyak yang mencari.

“Per 1 Agustus 2020, awalnya kan sejak pandemi Covid 19 Maret tidak bisa ke mana-mana, jadi saya mulai menanam daun kelor ternyata ramai yang nanya kelor. Sudah itu banyak yang nanya tentang Aglonema. Akhirnya saya mulai menanam Aglonema,” Terangnya ketika dihubungi Reporter SWARAID via pesan Whatsapp, Kamis (07/01/2021).

Sumaina juga menambahkan, saat ini sudah mengoleksi berbagai jenis tanaman hias di rumahnya.

Baca Juga :  Memperingati Bulan Bahasa, Aksenara Gelar Enam Event Menulis

“Saya sudah mengkoleksi tanaman Aglonema, Sansivera, Monstera Caladìum, sama jenis Philo. Yang paling banyak dari jenis Aglonema, dari jenis Goliath, Kanza, Lotus, Luksom, Rubby, Pride of Sumatera, dan lain-lain,” bebernya.

Sumaina menjelaskan bahwa menanam tanaman hias sebenarnya tidak sulit, hanya saja butuh media yang lembab dan kering. Jadi apabila tanaman tersebut tidak disiram hingga satu minggu pun, maka tanamannya akan tetap aman.

“Saya sebenarnya hobi nanam, lihat pasar tanaman hias jadi nanam tanaman hias yang banyak. Dan biasanya saya beli rumpunan dan dipisah-pisah lagi. Dalam 4 bulan saya sudah punya ribuan pot tanaman hias,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sumaina juga menjelaskan ada beberapa jenis tanaman hias yang berbandrol harga tinggi,

“Tanaman hias yang mahal itu jenis Lotus, Goliath, Rinjani, dan lain-lain, rata-rata yang dihasilkan Maestri Aglonema Greg Hambali masuk jenis mahal. Yang buat tanamannya menjadi mahal karena tanamannya yang sedikit, tapi minatnya banyak, makanya harganya makin naik.”

Namun Sumaina menambahkan, saat ini dirinya belum terlalu serius untuk menjual tanaman hias miliknya dan hanya sering memposting di media sosial,

Baca Juga :  Gali Potensi Rempah, TP PKK Provinsi Sumsel Adakan Festival Rempah

“Saya hanya posting di Fb, belum benar-benar niat jualan karena sudah ada pembeli tetap yang depot-depot besar di Palembang, Mungkin ke depan kalau tanaman hiasnya sudah jadi ribuan itu baru benar-benar serius untuk dijual,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, mengenai untung belum diperkirakan karena aktivitasnya tersebut berawal dari hobi, jadi manajemen keuangan belum dikelola dengan baik.

“Saya juga baru 4 bulan mulai mengoleksi tanaman hias, jadi belum bisa menghitung cash flow nya, yang penting sekarang perbanyak tanaman dulu, beli indukan untuk diperbanyak, dan tanaman itu juga makhluk hidup jadi harus diperlakukan sama seperti kita merawat diri,” tutupnya

Komentar

Berita Lainya