10 September 2022 - 10:23 WIB | Dibaca : 1,047 kali

Bjorka Kian Menjadi, Dokumen Presiden Joko Widodo pun Kena Sasaran

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

Dalam unggahannya juga, hacker tersebut menjelaskan bahwa telah mengunggah total 679.180 dokumen berukuran 40 Mega Byte (MB) berupa data terkompres

SWARAID, JAKARTA: Bjorka berulah, setelah sebelumnya hacker ini meretas 1,3 miliar data SIM Card, kini terjadi juga pada sejumlah dokumen diduga kepunyaan Presiden Joko Widodo di laman BreachForums, Jumat (9/9/22).

Dokumen tersebut memiliki rentang waktu 2019-2021. Satu diantara dokumen surat yang diunggah tersebut  diduga berasal dari Badan Intelijen Negara (BIN).

“Berisi transaksi surat tahun 2019 – 2021 serta diokumen yang dikirimkan kepada Presiden termasuk kumpulan surat yang dikirim oleh Badan Intelijen Negara yang diberi label rahasia,” demikian yang tertulis di dalam situs.

Dalam unggahannya juga, hacker tersebut menjelaskan bahwa telah mengunggah total 679.180 dokumen berukuran 40 Mega Byte (MB) berupa data terkompres.

Sejumlah contoh dokumen juga dicantumkan dalam unggahan yang diberi judul.

Diantaranya, “Permohonan Dukungan Sarana dan Prasarana”, “Surat Rahasia kepada Presiden dalam amplop tertutup” dan “Gladi Bersih dan Pelaksanaan Upacara Bendera pada Peringatan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2019”.

Menanggapi unggahan tersebut, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan, tidak ada isi surat apapun yang terkena peretasan.

Baca Juga :  Menjadi PNS di Masa Depan Mungkin Hanya Sebatas Angan

“Tidak ada data isi surat-surat apapun yang kena hack. Namun upaya-upaya meng-hacker itu sudah melanggar hukum,” tutur Heru, Sabtu (10/9/22).

“Saya rasa penegak hukum akan melakukan tindakan hukum. Nanti akan ada pernyataan resmi pejabat terkait,” tambahnya.

Komentar