9 Desember 2021 - 07:29 WIB | Dibaca : 1,148 kali

Apa Itu LSD-Narkoba yang Dikonsumsi Jeff Smith Saat Tertangkap?

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, JAKARTA : Polisi akhirnya membeberkan barang bukti penangkapan aktor Jeff Smith. Jeff Smith ditangkap oleh jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di rumahnya yang berlokasi di Depok pada Rabu (8/12/21) sekitar pukul 18.30 WIB

Jenis narkoba yang ia konsumsi pun disebut baru, yakni jenis LSD.

“Pada saat ditangkap di rumahnya dalam penggunaan LSD, dan dalam keadaan konsumsi,” kata Kabid Humas Polda Metto Jaya Kombes E Zulpan, Kamis (9/12) sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia.

LSD atau Lysergic Acid Diethylamide adalah narkotika sintetis yang dibuat dari sari jamur kering yang tumbuh di rumput gandum dan biji-bijian. Asam lysergic dari jamur ini yang kemudian diolah menjadi LSD.

Dikutip dari Very Well Mind, narkoba jenis LSD ini paling ampuh mengubah suasana hati. LSD yang merupakan halusinogen juga bisa mempengaruhi mental pemakainya.

Beberapa orang melaporkan bahwa efek halusinogen dari LSD membantu mereka mendapatkan wawasan tentang diri mereka sendiri, kehidupan mereka, dan sifat alam semesta. Pengguna terkadang mengaitkan penggunaan LSD dengan kesadaran spiritual yang lebih besar.

Baca Juga :  Utang Membengkak Hingga 70 Triliun, Nasib Garuda Indonesia di Ujung Tanduk

LSD sendiri ini tersedia dalam berbagai jenis. Ada yang dalam bentuk pil, tablet, dan gelatin. Obat ini juga kadang tersedia dalam bentuk kertas kecil mirip perangko.

Setelah mengonsumsi LSD, pemakai akan merasakan efek yang biasanya disebut ‘tripping’ atau ‘acid trip’. Efek tripping ini bisa tahan selama 6-8 jam.

Selama ‘perjalanan’ tersebut, pengguna akan mengalami distorsi visual dan sensorik lainnya, perubahan pada proses berpikir mereka, dan emosi yang intens seperti euforia.

Efek tripping ini bisa memicu halusinasi penglihatan, seperti tembok bergerak, perubahan benda, atau melihat dan mendengar sosok lain.

Namun, halusinasi yang dirasakan tidak selalu baik. Beberapa pengguna bisa mengalami ‘bad trip’, yakni kondisi di mana LSD mempengaruhi mental pemakainya hingga merasa putus asa dan kehilangan kontrol.

Komentar