oleh

Akibat Keganasan Jambret ! Febri Masih Tak Sadarkan Diri

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :179 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (14/02/2021):
Seorang pria bernama Febri Budi (39) masih tak kunjung sadarkan diri di RS Charitas, diketahui korban mengalami gegar otar, patah hidung dan tangan akibat dari keganasan jambret yang terjadi pada dirinya, Senin (8/2/21) lalu.

Kejadian yang menimpa korban sendiri tepatnya di kawasan Jalan Kolonel Atmo persis di dekat Optik Sinar Baru Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.

Dari keterangan adik kandung korban yakni Aditya (21) saat konfirmasi melalui telepon oleh para awak media, mengatakan bahwa kejadian menimpa sang kakak terjadi saat korban hendak menuju ke arah Kertapati dari rumahnya di Kenten.

“Ceritanya kakak saya ini mau ke Kertapati dengan mengendarai motor, namun menurut informasi saksi di tempat kejadian perkara (TKP) di jambret dua orang dari belakang.” Kata Aditya.

Lanjutnya, para kawanan jambret yang berjumlah dua orang ini diketahui menggunakan motor matic jenis Vario, yang secara tiba – tiba langsung menarik tas selempang yang di gunakan korban pada saat kejadian.

Baca Juga :  Pelaku Cabul Terhadap Kakak Beradik Berhasil Dibekuk Polisi

Kemudian, karena kondisi motor sedang berjalan dan kawanan jambret menarik tas, korban pun langsung tersungkur dan jatuh di lokasi kejadian lalu kawanan jambret tersebut tancap gas kabur melarikan diri.

“Memang si jambret tidak dapat apa-apa, karena tas yang kakak saya pakai tidak berhasil direbut oleh jambret. Namun akibat kejadian tersebut kakak saya terluka tak sadarkan diri dan langsung dibawa ke Rumah Sakit.” Terang Aditya.

Ia pula menuturkan, bahwa setelah dilarikan ke RS Charitas dan mendapatkan penanganan medis, korban hingga saat ini belum sadarkan diri dan masih berada di ruang ICU.

“Kami sekeluarga berharap kakak kami semoga lekas sembuh, kemudian kami juga berharap agar para pelaku bisa segera ditangkap agar bisa dihukum sesuai perbuatannya.” Tutup Aditya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana membenarkan hal atas kejadian tersebut dan mengatakan anggota tim sudah bergerak ke lapangan untuk penyelidikan khususnya terhadap para saksi di TKP.

“Laporan korban tersebut sudah kita terima dan saat ini telah dalam proses penyelidikan oleh Unit Satreskrim.” Tegas Edi (singkat).

Baca Juga :  Buron Kasus Pembunuhan Berhasil Diringkus Polisi

 

Komentar

Berita Lainya