oleh

Titik Rawan Jambret, AKP Irene : Untuk Perempuan Hindari Memakai Perhiasan Mencolok

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :226 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID -PALEMBANG, (9/11/20) : Markas Polisi Resor Kota Palembang menyuarakan kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati disaat berkendara sendirian di tempat sepi maupun tempat rawan tindakan kriminal seperti jambret dan pencurian dengan kekerasan (Curas).

Diketahui saat ini sudah banyak laporan mengenai jambret atau Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) di wilayah hukum Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasubbag Humas, AKP Irene membenarkan hal tersebut dan menghimbau serta memberitahukan kepada seluruh masyarakat perihal titik rawan dan jam rawannya.

“Menurut hasil dari laporan masyarakat dan pantauan anggota di lapangan lokasi yang dianggap menjadi target para pelaku dalam menjalankan aksinya diantaranya Jalan Pangeran Ratu, 5 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang, Jalan KH A Azhari, kemudian kawasan Perumahan Pemkot Gandus dan Kawasan Jakabaring Palembang.” Terang Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene kepada awak media, Senin (9/11/20).

Irene menyebutkan, dalam aksinya yang dominan menjadi target sasaran para pelaku jambret tersebut diantaranya merupakan perempuan.

“Masyarakat harus berhati-hati karena para pelaku dalam menjalankan aksinya biasanya mengincar perempuan atau Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tengah berkendara. Kemudian untuk jam rawan para pelaku dalam menjalankan aksinya biasanya pada pukul 12.00 kemudian pukul 15.00 sore dan pukul 21.00 sampai jam 04.00 WIB dini hari.” Ungkap Irene.

Baca Juga :  Alat Kesenian Tradisional Digondol Maling, Korban Lapor Polisi

Lalu untuk menekan angka kriminalitas tersebut, Irene juga menyampaikan, pihak kepolisian khususnya dari Jajaran Polrestabes dan Polsek terkait akan terus melalukan patroli di kawasan yang dianggap rawan tersebut.

“Jelas kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan warga Kota Palembang. Kemudian anggota kepolisian akan terus melakukan patroli terutama di kawasan yang dianggap rawan tersebut.” Kata Irene.

Sementara itu, Irene juga menghimbau kepada masyarakat khususnya kepada para perempuan untuk tidak menggunakan pakaian atau perhiasan mencolok yang dapat memancing para pelaku untuk berbuat kejahatan.

“Kami menghimbau untuk para perempuan baiknya untuk tidak memakai perhiasan atau pakaian yang mencolok saat berkendara ketika ingin pergi ke suatu tempat agar tidak memancing para pelaku dalam berbuat kejahatan. Kemudian saat berkendara dan ingin pergi ke suatu tempat yang dianggap rawan baiknya tidak sendirian dan selalu waspada agar tidak terjadinya hal yang tidak diinginkan.” Tutup Irene.

Komentar

Berita Lainya