oleh

Sanggar Wayang Kemalingan, 3 Sekawan Ini Diduga Aktornya

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :292 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (20/03/2021): Tiga pelaku pencurian di Sanggar Wayang Kulit “Muda Laras” berhasil diringkus Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, pada Jumat (19/3/21) sekitar pukul 22.00 WIB kemarin. Ketiga pelaku yakni Ariansyah (30), Sandro Wijaya (35) dan Imran (32).

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra didampingi Wakasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Wahyu Maduransyah Putra melalui Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing membenarkan hal tersebut dan mengatakan bahwa ketiga pelaku sudah melakukan pencurian di sanggar wayang kulit milik korban Tukiran (71) beberapa waktu lalu.

“Para pelaku masuk dengan menjebol dinding yang terbuat dari triplek lalu masuk ke dalam sanggar wayang kulit, kemudian mengambil alat musik jenis bonang dan saron.” Kata Irvan.

Lanjutnya, kejadian baru diketahui salah satu saksi saat hendak sholat melintas di kamar tempat latihan, saat itu sanggar seni sudah berantakan.

“Saat mengetahui kejadian itu, saksi memberi tahu korban dan setelah dicek barang-barang gamelan sudah hilang.” Terang Robert.

Baca Juga :  Giat Cipta Kondisi, Iptu A. Yani; 13 Pasangan kita Amankan

Tambahnya, setelah dilakukan penyelidikan kemudian petugas langsung menangkap pelaku, satu pelaku dihadiahi timah panas lantaran berusaha melawan saat akan ditangkap.

“Untuk Pelaku bernama Ariansyah diberikan tindakan tegas terukur karena berusaha melawan, selain itu pelaku juga sebagai otak pencurian tersebut.” Ungkap Irvan.

Irvan pula menjelaskan, bahwa dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti hasil curian, berupa 1 buah Bonang dan 1 lempeng saron.

“Para pelaku akan disangsikan pasal 363 KUHP ancaman 5 tahun ke atas kurungan penjara.” Tutup Irvan saat dikonfirmasi oleh para awak media di Mapolrestabes Palembang.

Sementara itu, para pelaku saat ditemui oleh para awak media mengakui perbuatannya sudah melakukan pencurian di sanggar seni wayang kulit tersebut.

“Rencananya kami akan jual hasil curian itu pak, uangnya akan dibagi tiga, terpaksa mencuri karena kebutuhan ekonomi dan baru sekali inilah mencuri.” Ujar Afriansyah.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya