19 Desember 2021 - 10:19 WIB | Dibaca : 1,424 kali

Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro 800 Meter; 99 Persen Rampung !

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG : Walikota Palembang Harnojoyo klaim pengerjaan Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro sepanjang 800 meter, dimulai dari Jembatan Karang di Jalan Merdeka hingga kawasan rumah susun 26 Ilir telah mencapai 99 persen.

Ini merupakan upaya Pemkot untuk menjadikan seluruh sungai di kota Palembang kembali berfungsi sebagai resapan air seperti sediakala.

Selain itu, Pemkot juga merangkul para komunitas peduli sungai. Seperti pada hari Minggu (19/12/21), Walikota Palembang bersama Dinas PUPR dan Balai Sungai VIII Sumsel, usai giat gotong royong, ia menyempatkan diri bertandang ke Sekretariat Komunitas Masyarakat Peduli Sungai, Banjir, dan Lingkungan Kota Palembang yang berada di areal Sungai Sekanak.

“Alhamdulilah hari ini telah dibangun rumah komunitas peduli sungai yang berjumlah 36 komunitas peduli sungai. Dan hari ini juga kami langsung bersama Kepala Balai Sungai Sumatera Selatan, bapak Maryadi melihat progres pembangunan sekanak lambidaro,” kata Harnojoyo, Minggu (19/12/21).

Harno juga mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap Kementerian PU yakni Balai Sungai VIII yang telah dinilai luar biasa dalam mewujudkan keinginan masyarakat terkait dengan keberadaan Sekanak Lambidaro.

Baca Juga :  Hujan Deras Disertai Angin, Sejumlah Titik di Kota Palembang Banjir !

Menurutnya, setelah Restorasi Sekanak Lambidaro tahap pertama yang juga diproyeksikan menjadi pedestarian baru di Palembang.

Selanjutnya, tahun depan Pemkot Palembang juga akan kembali melanjutkan pengerjaan restorasi Sungai Sekanak dari mulai areal depan eks Ramayana hingga ke depan Kantor DPRD Provinsi Sumsel.

“Pastinya ini hingga tuntas, hingga di muara Lambidaro, yakni di kawasan Gandus. Panjangnya ini 11 Kilometer,” ujarnya.

Di lain pihak Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Ahmad Bastari Yusak menjelaskan, dalam pembangunan Sekretariat Komunitas Peduli Sungai, pihak pemerintah juga memberikan berbagai fasilitas pedukung untuk sekretariat, yakni rumah limas, mushala, tolilet, ruang diskusi, serta dilengkapi dengan air bersih PDAM serta listrik.

“Dan mudah-mudahan tempat ini nantinya ini akan menjadi markas para masyarakat yang juga peduli terhadap sungai,” singkatnya.

Komentar