SWARAID – PALEMBANG, (07/11/20) : Pembukaan Turnamen Catur Kapolda Cup II Sumatera Selatan tahun 2020 (6/11/20). Turnamen yang diselenggarakan oleh PERCASI berkerjaasma dengan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang juga dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda, diadakan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang.
Kompetisi ini dibuka secara resmi oleh Dir Intelkam Polda Sumsel Drs. Budi Sajidin. M.Si yang di dampingi oleh Sekda Kota Palembang Drs. Ratu Dewa.M.Si dan Sekum KONI wilayah Sumatera Selatan Ir. Suparman Roman.
“Sebetulnya dalam masa covid ini permainan catur paling cocok karena hanya diam dan jumlah yang bermain tidak banyak tapi harus banyak mikir. Dengan harapan diadakan ya turnamen ini melahirkan atlet- atlet luar biasa. Orang-orang catur adalah orang yang berfikir strategis sepert kata Sun Tsu . Kenali dirimu, kenali musuhmu, seratus kali kau bertempur seratus kali pula kau menang. Jadi ilmu catur itu mempelajari ilmu psikologi, ilmu kekuatan, jadi buat anak- anak kecil ini luar biasa.” Ujar Budi Sajidin dalam sambutannya menyemangati peserta lomba.
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan memperingati Hari Pahlawan dan juga dalam rangka memperingati Hari PGRI yang jatuh pada bulan ini, diperingati dengan mengadakan Kompetisi Catur Kapolda cup 2020, Daeng Suprianto selaku Ketua Panitia Pelaksana dan Pengurus PERCASI Sumsel yang menuturkan saat jumpa pers. Kompetisi yang dibuka secara umum ini di ikuti oleh beberapa kelas dalam dunia catur, dengan jumlah peserta yang mengikuti lomba 557 orang dari beberapa kota dan kabupaten di Sumatera Selatan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sumatera Selatan, Ahmad Yusuf Wibowo mengapresiasi kegiatan ini,
“Sejalan dengan Hari Olahraga Nasional bahwa orientasi olahraga pasca pandemi ini yang pertama sport science, sport tourism, sport industry, sejalan dengan ruang bergengsi ini orientasi selama ini berorientasi pada prestas dan kreasi, sekarang sudah berkembang menjadi pariwisata dan industri. Event ini merupakan bagian dari industri olahraga, jadi inilah juga langkah Pemerintah dalam pemulihan ekonomi,” ungkapnya.
Ir.Suparman Roman Sekum KONI Sumsel menuturkan bahwa kompetisi ini adalah sebuah pertanda baik yang juga menunjukkan bahwa catur sangat diminati oleh masyarakat Sumatera Selatan dan kompetisi ini sebagai langkah awal dalam melakukan pembinaan lebih lanjut, dan juga sebagai media lahirnya atlet catur potensial dalam kompetisi ini.
“Ini menunjukkan target dari kompetisi ini adalah pembibitan dengan tidak mengikuti peserta dari kategori master, artinya ini membuka kesempatan bagi bibit muda kita untuk menunjang kemampuan mereka.” Tutupnya.






Komentar